1 Warga Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Jakarta

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 22:40 WIB
pohon tumbang di pasuruan
Ilustrasi Pohon Tumbang (Muhajir Arifin/detikcom)
Jakarta - Sebuah pohon tumbang di Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta Pusat. Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan peristiwa ini menyebabkan satu orang warga mengalami luka-luka.

"Satu orang tertimpa pohon, lalu dilarikan ke Rumah Sakit AL Mintohardjo," kata Asril dalam keterangan tertulis, Selasa (23/11/2021).

Asril mengatakan, saat kejadian, korban sedang bersama rekannya berada di warung sekitar pohon tumbang. Ketika peristiwa terjadi, satu orang berhasil lari dan satu orang lainnya tertimpa pohon.

"Jenis pohon kedondong diameter kurang-lebih 60 cm, panjang 10 meter," jelasnya.

Asril menduga pohon tumbang disebabkan oleh angin kencang yang terjadi di wilayah Jakarta. Akibat peristiwa ini, korban mengalami memar di sejumlah bagian tubuh.

"Diduga pohon tumbang karena angin kencang," ujarnya.

"Korban hidup dan terdapat memar di wajah dan punggung," sambungnya.

Selain di Karet Tengsin, pohon tumbang terjadi di kelurahan Cempaka Putih. Namun dia memastikan tak ada korban jiwa atas peristiwa ini.

Sebagaimana diketahui, angin kencang terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta. Kondisi itu setidaknya terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Peristiwa angin kencang itu terjadi pada petang hari ini, Selasa (23/11), sekitar pukul 18.30-19.00 WIB. Angin dirasakan mengentak hingga membuat benda-benda bergoyang.

Empasan angin juga membuat dahan-dahan pohon condong. Ternyata kondisi tersebut juga terjadi di wilayah sekitar Jakarta.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika membenarkan bahwa fenomena angin kencang itu terjadi akibat tak langsung keberadaan siklon tropis Paddy.

"Benar, peningkatan kecepatan angin di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya akibat dampak tidak langsung dari siklon tropis Paddy di Samudra Hindia di selatan Jawa Barat," kata prakirawan BMKG, Selasa (23/11/2021).

Kondisi ini masih akan terjadi hingga siklon tropis Paddy sudah menjauhi wilayah Indonesia. (taa/dwia)