Mediasi Diutamakan Usai Arteria-Wanita 'Anak Jenderal' Lapor Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 21:11 WIB
Arteria Dahlan
Arteria Dahlan (Isal/detikcom)
Jakarta -

Kisruh anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, dengan seorang perempuan yang mengaku 'anak jenderal TNI' masih dalam proses penyelidikan saat ini. Namun mediasi dikedepankan di tengah penyelidikan itu.

Keduanya, baik Arteria maupun sang 'anak jenderal', saling lapor ke polisi setelah cekcok di Bandara Soekarno-Hatta. Keduanya sama-sama melaporkan Pasal 315 KUHP tentang Penghinaan Ringan.

Namun polisi akan mengupayakan tahapan mediasi untuk menyelesaikan perselisihan ini. Arteria Dahlan dan wanita 'anak jenderal' akan dipertemukan.

"Semua saling melaporkan, tapi kita upayakan untuk mediasi," kata Kasubag Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta Iptu Prayogo saat dihubungi, Senin (22/11).

Akan Dipertemukan

Prayogo mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Arteria Dahlan dan wanita tersebut. Keduanya akan dipertemukan untuk mediasi.

"Kalau mediasi dipertemukan kedua belah pihak, nanti teknisnya dari penyidik. Itu masih dalam kewenangan penyidik untuk selanjutnya seperti apa," terang Prayogo.

Sementara Prayogo enggan membeberkan lebih detail terkait kronologi kejadian. Namun, menurutnya, keributan antara Arteria Dahlan adn wanita 'anak jenderal' ini bermula dari di tempat pengambilan bagasi.

Prasetyo Edi Usul Adanya Jalan Damai

Dukungan mediasi juga datang dari Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi.
Dia menceritakan, dirinya sempat ditelepon pihak wanita yang mengaku anak jenderal TNI. Prasetyo diminta menengahi perselisihan dengan anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan.

"Karena mengetahui di partai yang sama, jadinya menelepon. Makanya spontan saya menengahi kedua belah pihak. Karena ini sama-sama teman nih," kata Prasetyo di Jakarta, Senin (22/11/2021).

Prasetyo menyebutkan maksud dan tujuan pihak wanita itu untuk mencarikan jalan damai. Setelah menerima telepon itu, Prasetyo menghubungi Arteria.

Prasetyo menuturkan dia bukan dalam posisi membela satu pihak, melainkan agar permasalahan keduanya selesai secara kekeluargaan.

"Kita ini kan orang Timur. Menghormati orang tua. Saya juga mendidik anak-anak supaya menghargai orang tuanya. Orang Timur juga mengedepankan kekeluargaan untuk menyelesaikan persoalan. Saya berharap tuntas dengan baiklah. Harus dibicarakan dengan baik dan bisa saling memaafkan," ungkap Pras.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan video 'Siapa Sosok Wanita yang Mengaku 'Anak Jenderal Bintang 3'?':

[Gambas:Video 20detik]