detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Got di Kemanggisan Ini Minim, Terhalang Kabel Pula

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 13:59 WIB
Salah satu penyebab banjir di RT 01/RW 11, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Salah satu penyebab banjir di RT 11 RW 01, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. (Foto: Dok. Satpel SDA Palmerah, Jakarta Barat)
Jakarta -

Pihak Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, menemukan salah satu penyebab banjir di RT 11 RW 01 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Ditemukan tumpukan kabel hingga pipa melintang di got.

"Ini salah satu penyebab atau masalah dari genangan yang ada di RT 01," kata Kasatpel SDA Kecamatan Palmerah, Pepen, sambil mengirimkan foto lokasi sumbatan, Selasa (23/11/2021).

Dari foto tersebut, kabel dan pipa menutup hampir seluruh tinggi got. Kabel dan pipa ada di dalam got tidak searah dengan aliran got tapi melintang di aliran got. Terlihat beberapa sampah plastik, seperti botol, ikut menyumbat got.

Pepen menyebut pihaknya tidak bisa langsung menangani masalah itu. Mereka perlu berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

"Tidak hanya SDA saja. Ada unsur Bina Marga dan utilitas menindak. Perlu koordinasi dengan beberapa pihak terkait," katanya.

Kemudian, soal perbaikan saluran air di Jl Anggrek Neli Murni, belum ada kepastian. Pepen masih menunggu hasil musyawarah warga.

"Saya masih menunggu kabar dari Pak RT (Roni)," katanya.

Jika akhirnya warga RT 11 tidak menghendaki, Satpel SDA Palmerah akan mencari solusi lain.

"Kami sedang cari solusi lain jika warga menolak pembangunan saluran di sana," katanya.

Sementara itu, Ketua RT Roni menyampaikan pihaknya segera melakukan musyawarah.

"Warga kami akan musyawarah dahulu. Rencana musyawarah minggu lalu belum bisa kami laksanakan, karena ada yang berhalangan hadir," kata Roni dihubungi terpisah.

"Insyaallah minggu ini kami akan bermusyawarah," ucapnya.

Diketahui, masalah genangan air ini memang mengganggu warga Kemanggisan yang terdampak karena tiap kali hujan turun, air langsung merendam akses warga tersebut. Padahal, intensitas air hujannya tidak begitu tinggi. Belasan rumah menjadi terganggu genangan bila kondisi itu berlangsung.

Disebut ada tiga warga yang belum bisa menerima pembangunan got #CegahBanjir itu. Karena itu, perbaikan saluran air tidak bisa langsung dikerjakan.

"Pembangunan got masih dikoordinasikan karena ada tiga warga yang menolak dibuatkan saluran," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat (Sudin SDA Jakbar), Purwanti Suryandari, kepada detikcom, Selasa (26/10).

Tonton juga Video: Kartu ATM Jatuh ke Got Sampai Minta Bantuan Damkar, Kenapa?

[Gambas:Video 20detik]



(aik/dnu)