Mengaku Jadi Korban Mafia Tanah, Rumah Warga Kemang Rp 34 Miliar Melayang

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 09:56 WIB
Mafia Tanah
Ilustrasi Mafia Tanah (Denny Pratama/detikcom)
Jakarta -

Seorang warga Kemang, Jakarta Selatan, Lutfi Adrian, mengaku menjadi korban mafia tanah. Di sidang perdata, ia kalah di tingkat pertama. Kini ia berjuang lewat jalur pidana dengan melapor ke Polda Metro Jaya.

"Jadi ini rumah papa saya dengan luas 1.698 meter persegi," kata Lutfi saat bercerita kepada detikcom, Selasa (23/11/2021).

Bila per meternya Rp 20 juta, nilai tanah dan pekarangan itu ditaksir mencapai Rp 34 miliar. Lutfi menceritakan awalnya rumah dan pekarangan itu Sertipikat Hak Milik (SHM) atas nama ayahnya. Pada 2016, orang yang mengontrak di rumah tersebut mengaku akan menurunkan daya listrik sehingga butuh SHM.

"Papa saya tidak percaya," kata Lutfi.

Namun orang itu membujuk sehingga ayah Lutfi mengeluarkan SHM dan memfotonya. Si pengontrak rumah kemudian meminjam sebentar dan tidak berapa lama sudah kembali dengan menyerahkan SHM itu.

"Ternyata yang dikembalikan SHM itu palsu," tutur Lutfi.

Ayah Lutfi kemudian buru-buru memblokir SHM-nya ke BPN. Namun belakangan, muncul SHM tandingan dengan objek yang sama. Lutfi dan keluarganya tidak habis pikir mengapa muncul sertifikat tandingan. SHM asli tapi palsu (aspal) kini diagunkan di bank dengan nilai agunan Rp 27 miliar. Akibat kasus di atas, ayah Lutfi meninggal dunia pada 2018.

Gugatan pun dilayangkan ke PN Jaksel pada 2020. Lutfi menggugat pembatalan Akta Jual Beli (AJB) yang menjadi dasar SHM itu. Namun pada 13 Oktober 2021, PN Jaksel memutuskan tidak menerima gugatan itu. Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jaksel, Selasa (23/11) pagi ini, kasus ini masih berjalan. Lutfi lewat pengacaranya kini banding.

"Untuk pidananya, kami sudah melaporkan ke Polda Metro Jaya," kata Lutfi.

Lutfi melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/3397/VII/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 8 Juli 2021.

Simak juga video 'Fakta Terbaru Kasus Makelar Tanah Nirina Zubir Vs ART':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/fjp)