Dukung Digitalisasi Bansos, Ketua DPD: Lebih Efisien

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 22:58 WIB
Ketua DPD LaNyalla
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi uji coba transformasi digital integrasi bantuan sosial (bansos) nontunai. Dia berharap uji coba tersebut bisa menjadi solusi terhadap berbagai masalah penyaluran bansos di masyarakat.

"Selama ini kita lihat dan dengar bahwa penyaluran bansos nontunai masih bermasalah di sana-sini. Dengan adanya transformasi digital tersebut kita berharap penyaluran bansos nontunai menjadi lebih efisien, tepat, memudahkan penerima manfaat, dan meningkatkan akuntabilitas," ujar LaNyalla dalam keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).

Diketahui, uji coba dilakukan oleh Tim Pengendali Bantuan Sosial Nontunai kepada 2.000 keluarga penerima manfaat di 7 kabupaten/kota di 7 provinsi terpilih. Salah satunya di Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam uji coba tersebut digunakan financial technology 'satu aplikasi bansos melalui tiga moda transaksi baru', yaitu kode QR berbasis standar nasional QR Indonesian Standard (QRIS), teknologi pesan singkat USSD/SMS, dan biometrik wajah.

"Transformasi digital tentunya lebih akuntabel. Sehingga akan mampu memberikan data yang akurat, menekan penyimpangan dan yang paling penting adalah data penerima yang tepat serta kepastian tidak adanya salah penyaluran," tuturnya.

LaNyalla menilai upaya uji coba sangat bagus. Karena langkah tersebut diambil untuk memperkuat kebijakan yang berbasis pada bukti.

"Namun saya minta agar uji coba itu benar-benar dimonitor dengan baik, apakah skema transformasi yang direncanakan bisa berjalan lancar saat dipakai transaksi," paparnya.

Adapun program yang nantinya diuji coba antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, subsidi LPG, dan subsidi listrik. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan dapat memanfaatkan bantuan untuk membeli bahan pangan, isi ulang LPG 3 kg, dan/atau membeli token atau membayar rekening listrik di berbagai e-warong (merchant) yang ditunjuk dengan menggunakan moda transaksi pilihan.

(prf/ega)