Komplotan Pencuri Beraksi Saat WSBK Mandalika, 4 Orang Ditangkap

Faruk Nickyrawi - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 14:56 WIB
Pencuri beraksi saat WSBK Mandalika ditangkap polisi. (dok. Istimewa)
Pencuri beraksi saat WSBK Mandalika ditangkap polisi. (Dok. Istimewa)
Lombok Tengah -

Polisi menangkap 4 orang anggota komplotan pencuri yang beraksi saat balapan World Superbike Championship (WSBK) 2021 berlangsung di Sirkuit Mandalika. Mereka merupakan warga dari luar Nusa Tenggara Barat (NTB) yang datang untuk melakukan aksi pencurian.

"Komplotan pencuri itu berjumlah lebih 4 orang, namun yang berhasil ditangkap baru 4 orang, semua berasal dari luar Pulau Lombok yakni dari Jakarta," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Hari Brata dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (22/11/2021).

Komplotan pencuri asal Jakarta itu melakukan aksi pencopetan di tengah keramaian penonton WSBK Mandalika. Aksi mereka kemudian diketahui polisi dari pergerakannya.

Empat orang yang ditangkap itu terdiri atas 3 orang perempuan dan 1 laki-laki. Empat orang ini diketahui telah berhasil mencuri di area pintu masuk atau Gate 3.

"Pencuri di Gate 3 ketika World Superbike (WSBK) berlangsung di Sirkuit Mandalika, berhasil diketahui polisi tak berseragam yang ditugaskan Polda NTB. Dari hasil interogasi petugas, bahwa komplotan pencuri itu memang sengaja datang ke Sirkuit Mandalika untuk menjalankan aksinya," jelasnya.

"Keempat komplotan itu berhasil diringkus berdasarkan keterangan dari satu rekannya yang berhasil ditangkap terlebih dahulu di Gate 3 Sirkuit Mandalika," sambungnya.

Dalam melakukan penangkapan, tim Puma Polda NTB langsung memblokade semua jalur keluar Sirkuit Mandalika dan di jalur keluar Pulau Lombok setelah mengetahui identitas ketiga pelaku.

Tak lama kemudian, petugas berhasil mengamankan ketiga pelaku lainnya yang semuanya perempuan. Mereka ditangkap ketika hendak pulang ke Jakarta menggunakan Kapal Feri di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

"Kini keempat pelaku sudah kita amankan di Polres Lombok Tengah," tuturnya.

Dari tangan para pelaku, polisi hanya menyita 4 unit handphone yang selanjutnya dijadikan barang bukti.

(nvl/nvl)