Bentrok FBR dan Pemuda Pancasila, Wagub Minta Ormas Jaga Kerukunan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 21 Nov 2021 20:06 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).
Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal bentrokan yang melibatkan ormas Pemuda Pancasila dengan Forum Betawi Rempug (FBR) beberapa waktu lalu. Berkaca dari peristiwa itu, Riza meminta agar masing-masing ormas dapat menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

"Mari warga hindari bentrok, konflik. Perbedaan-perbedaan di antara kita sesungguhnya suatu keberagaman dan kekayaan, bukan digunakan untuk menjadi konflik apalagi terjadi tawuran dan sebagainya. Kami minta warga bisa rukun damai bersama," kata Riza saat ditemui di Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (12/11/2021).

Polisi menduga bentrokan ini terjadi lantaran dua ormas berebut lahan. Untuk itu, Riza meminta agar permasalahan tak diselesaikan melalui konflik yang berujung perpecahan antarkelompok.

"Memang ada saja masalah kecil jadi besar untuk itu semua harus bisa meredakan, bisa memahami, mengerti bahwa perbedaan kita tidak perlu berujung bentrok atau konflik, apalagi perpecahan," ujarnya.

Terakhir, Riza menuturkan Pemprov DKI juga berupaya untuk mencegah terjadinya bentrok antara kelompok satu dengan lainnya. Tujuannya untuk mencegah terjadinya gesekan antarkelompok di kemudian hari.

"Kami terus mengimbau, mensosialisasikan, mengajak melalui forum-forum webinar, diskusi, sosialisasi untuk selalu berbuat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat yaitu kegiatan keagamaan, kegiatan sosial pendidikan dan kesehatan," imbuhnya.

"Warga Jakarta memang terdiri dari beberapa kelompok. Justru inilah kekayaan kita Jakarta yang plural ini, kebersamaan dan kebhinekaan harus kita jaga. Walau berbeda-beda tapi tetap satu," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, bentrokan antar ormas ini pecah di Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (19/11) malam. Bentrokan melibatkan ormas FBR dan PP.

"Peristiwa ini sebenarnya mereka sudah lama, FBR ini sama PP ini sering bertemu, sering bentrok," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima kepada wartawan di lokasi, Jumat (19/11/2021).

Aparat dari TNI-Polri telah sering memediasi FBR dengan PP ini. Para pimpinan FBR dan PP sering dimediasi untuk menyelesaikan perkara agar tidak terjadi lagi keributan.

"Namun sampai saat ini paling lama seminggu-dua minggu, mereka selalu ribut," katanya.

(taa/dwia)