Polisi Kantongi Identitas 10 Pengeroyok yang Tewaskan Anggota FBR di Jakbar

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 21 Nov 2021 18:54 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan (dok detikcom)
Jakarta -

Seorang anggota ormas Forum Betawi Rempug (FBR) berinisial DA (27) tewas setelah diduga dikeroyok 10 orang lebih di dekat gardu FBR Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Kini polisi telah mengidentifikasi sepuluh pengeroyok.

"Pelaku sudah diketahui (identitasnya). Identifikasi sudah cuma masih pendalaman lagi," ujar Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri saat dihubungi, Minggu (21/11/2021).

Namun, hingga kini kesepuluh pelaku tersebut masih dalam pengejaran. Saat ini, saksi dari peristiwa tersebut juga kian bertambah.

"Saksi sudah 10 orang lebih kita periksa," kata Khoiri.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota ormas Forum Betawi Rempug (FBR) berinisial DA (27) tewas setelah dikeroyok sekelompok orang. Pengeroyokan itu terjadi hanya berjarak sekitar 10 meter dari gardu FBR di Jl TPU, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/11) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

"Iya bener satu meninggal," kata Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri saat dimintai konfirmasi, Senin (15/11).

Pelaku Diduga Lebih dari 10 Orang

Khoiri mengatakan pihaknya masih menyelidiki pelaku pengeroyokan tersebut. Korban diduga dikeroyok lebih dari 10 orang.

"Kami masih dalami itu (keroyokan) dugaannya seperti itu karena itu pelakunya 10 orang tapi meninggalnya karena siapanya masih dalam proses. Tapi yang jelas pelaku lebih dari 10 orang," jelas Khoiri.

Khoiri mengungkapkan bahwa korban adalah anggota FBR. Korban tewas akibat luka senjata tajam.

"Untuk sementara si korban itu kan anggota ormas, ormas FBR itu," ujar Khoiri.

Polisi Dalami Motif

Polisi masih menyelidiki pelaku pengeroyokan yang menewaskan korban tersebut. Motif pengeroyokan juga masih didalami.

"Masih dalam proses masih penyelidikan," kata Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri saat dimintai konfirmasi, Senin (15/11) malam.

Simak juga 'Oknum Ormas Bekasi Penyebut 'Orang Betawi Bodoh' Dipolisikan':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/mae)