Dituding Bentuk Cyber Army Gegara Hibah Rp 10,6 M, MUI DKI Buka Suara

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 14:54 WIB
Ketua Umum MUI DKI Munahar Muchtar
Ketua Umum MUI DKI Munahar Muchtar (Luqman/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI KH Munahar Muchtar menepis tudingan pembentukan tim siber untuk menangkal serangan buzzer kepada ulama dan Gubernur DKI Anies Baswedan karena dana hibah Rp 10,6 miliar. Munahar mengatakan tim itu dibuat karena maraknya pemberitaan saat ini yang dapat memecah belah, terutama umat Islam dan ulama.

"Dalam rapat dengan Bidang Infokom MUI DKI Jakarta (11/10) yang lalu, selain membicarakan program ke depan, juga membicarakan tentang makin banyaknya berita-berita yang terkadang ada indikasi memecah-belah anak bangsa, terutama umat Islam dan ulama," kata Munahar saat dihubungi, Sabtu (20/11/2021).

Munahar menjelaskan tim siber itu dibentuk atas inisiatif MUI DKI. Dia menepis pembentukan tim karena berkaitan dengan dana hibah Rp 10,6 miliar. Dia mengatakan tim itu dibentuk sebagai salah satu bentuk upaya membela umat dan ulama, yang merupakan bagian dari tugas MUI.

"Maka ada inisiatif dari kami untuk coba buat semacam ciber army untuk meng-counter berita-berita tersebut, terutama dalam membela umat dan ulama atau dalam kata lain beramar makruf nahi mungkar karena itu adalah salah satu tugas MUI. Jadi tidak ada hubungannya dengan dana hibah," ucapnya.

Munahar menjelaskan dana hibah tidak dipergunakan untuk mendanai tim cyber army. Dana hibah, kata Munahar, hanya dipergunakan untuk membiayai pelaksanaan program kerja serta kegiatan operasional MUI.

"Karena dana hibah hanya diperuntukkan melaksanakan program-program kerja serta operasional MUI dari tingkat provinsi, kota, kecamatan, selanjutnya juga untuk tingkat kelurahan," ujarnya.

Munahar menilai orang yang menghubungkan pembentukan tim siber dengan dana hibah tak paham tentang MUI. Selain itu, orang yang menuding dinilai Munahar tak mengerti soal pekerjaan MUI.

"Yang menghubungkan pembuatan cyber army dengan dana hibah itu hanya orang-orang yang tidak paham tentang MUI dan tugas serta program-program MUI," ujarnya

Selanjutnya, tudingan Sekjen PKB Luqman Hakim soal isu ini:

Simak Video: PPP-PKB Kritik Langkah MUI DKI Bentuk Tentara Cyber Bela Anies

[Gambas:Video 20detik]