Coba Bunuh Diri, Napi Lapas Perempuan Singaraja Bali Tenggak Detergen Cair

Sui Suadnyana - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 10:52 WIB
Napi perempuan di Lapas Kelas II-B Singaraja dirawat di rumah sakit usai mencoba bunuh diri dengan menenggak deterger cair.
Foto: Napi perempuan di Lapas Kelas II-B Singaraja dirawat di rumah sakit usai mencoba bunuh diri dengan menenggak deterger cair. (dok. istimewa)
Buleleng -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Narapidana di Lapas Perempuan Kelas II-B Singaraja, Bali mencoba bunuh diri dengan menenggak deterjen. Beruntung, nyawanya dapat diselamatkan.

"Kejadiannya sekitar pukul 21.00 Wita. Para napi di dalam sempat kaget, karena adanya percobaan bunuh diri itu," kata Komandan Jaga, Budiarta dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Sabtu (20/11/2021).

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/11). Napi lainnya membunyikan alarm yang tersambung langsung ke Pos Komandan Jaga. Kalapas Kelas II-B Singaraja Mut Zaini bersama petugas blok, perwira piket dan Kalapas langsung melalukan kontrol ke dalam blok.

Pihak lapas segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi petugas kesehatan. Napi yang bersangkutan kemudian langsung diarahkan menuju ke rumah sakit setelah mendapatkan izin langsung dari Kalapas.

Setibanya di rumah sakit, warga binaan langsung mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dia didampingi petugas kesehatan, petugas jaga dan perwira piket.

Sementara itu, Mut Zaini menyampaikan sebelumnya napi tersebut tidak pernah memiliki masalah ataupun pelanggaran di dalam lapas. Napi tersebut nekat mencoba bunuh diri diduga karena masalah pribadi.

"Dugaan kami warga binaan meminum cairan detergen tersebut dikarenakan adanya masalah pribadi yang tidak ada kaitannya dengan Lapas," jelas Zaini.

Zaini mengatakan napi tersebut mendekam di Lapas Kelas II-B Singaraja karena kasus narkoba. Dia divonis 10 tahun penjara.

Pihaknya bakal menyelidiki motif napi perempuan itu mencoba bunuh diri. "Terkait penyebab percobaan bunuh diri tersebut kami dari pihak lapas akan menelitinya lebih lanjut. Kami juga berterima kasih kepada komandan dan perwira serta petugas kesehatan yang turut andil dalam kegiatan ini," imbuhnya.

Zaini menegaskan pihaknya telah mengambil langkah cepat dalam menangani warga binaan tersebut ke rumah sakit. Hal itu dilakukan agar yang bersangkutan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Harusnya langsung malam itu kembali (ke Lapas). Namun karena habis minum diterjen harus diobservasi hari Jumat baru kembali," terangnya.

"Kami harap kejadian ini tidak terulang kembali," harap Zaini.

(aud/aud)