Era Disrupsi, Bamsoet Minta Marketing Beradaptasi & Berinovasi

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 17:04 WIB
Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan marketing dituntut untuk menyikapi berbagai tantangan dengan dua pendekatan sekaligus. Kedua pendekatan tersebut yaitu beradaptasi dan berinovasi.

Dalam Webinar 'Entrepreneurial Marketing Now', Bamsoet menuturkan era disrupsi dan era digital telah mengaburkan sekat-sekat perdagangan global, di satu sisi membuka peluang untuk mengembangkan bisnis dengan semakin luasnya pasar. Di sisi lain, dengan dibukanya sekat tersebut, maka jumlah kompetitor bisnis juga semakin bertambah.

"Dalam konsepsi ini, segenap sumber daya manusia di bidang marketing juga dituntut untuk menyesuaikan strategi bisnis," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11/2021).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, penyesuaian strategi bisnis di era digital tentunya menuntut adanya literasi teknologi dan kemajuan teknologi yang harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Namun penting diingat, teknologi dihadirkan untuk berperan sebagai alat bantu, dan bukan menggantikan peran pokok sumber daya manusia.

"Langkah lain yang dapat ditempuh adalah melalui pengayaan metode marketing dalam berbagai platform, yang dapat memperluas jangkauan pemasaran. Saat ini platform media berbasis internet dan media sosial seperti Youtube, Instagram, Twitter, Facebook, dan lain-lain, masih menjadi pilihan utama dalam strategi marketing. Tentunya ini didukung oleh tingginya tingkat penetrasi internet di Indonesia," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menerangkan, hingga akhir Maret 2021, tingkat penetrasi internet di Indonesia tercatat mencapai 76,8 persen, di mana jumlah pengguna internet diperkirakan mencapai 212,35 juta user.

Ragam strategi bisnis pemasaran juga melingkupi pemanfaatan digital marketing dengan pemanfaatan media digital dapat dilakukan secara mandiri atau melalui penyedia jasa digital agency, serta melalui sarana media elektronik lainnya.

"Mengembangkan konsep entrepreneurial marketing adalah sebuah gagasan yang sangat menarik, dengan mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang marketing agar mampu berpikir kreatif, berinovasi, memiliki jiwa kewirausahaan serta karakter kepemimpinan," tuturnya.

Hadir dalam webinar tersebut selain Hermawan Kartajaya dari Tri-Founder of Phillip Kotler Center for ASEAN Marketing, juga Kepala KSP Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, Setyono D. Darmono, Komisaris Utama Jababeka, Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, Andika Wakil Gubernur Banten dan Airin.

(ega/ega)