Wagub DKI Jelaskan soal Alokasi Hibah Rp 486 Juta ke Yayasan Dikelola Ayahnya

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 22:29 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara terkait alokasi dana hibah untuk Yayasan Pondok Karya Pembangunan (PKP) di Jakarta Timur senilai Rp 486 juta. Diketahui, yayasan ini diketuai oleh KH Amidhan Shaberah yang tak lain adalah ayah orang nomor 2 di DKI itu.

Riza awalnya menjelaskan yayasan itu didirikan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada 1976. Jadi, dia menegaskan aset di yayasan PKP sepenuhnya milik Pemprov DKI Jakarta.

"Jadi PKP ini bukan yayasan pribadi, bukan yayasan keluarga. dulu PKP ini didirikan oleh Kementerian Agama dan Gubernur DKI, Bang Ali Sadikin. Sampai saat ini aset daripada PKP milik Pemprov," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/11/2021).

Riza berujar saat itu Ali Sadikin menyoroti pendidikan di dalam sekolah islam. Ali, sebutnya, meminta agar sekolah Islam tak hanya dijadikan ruang belajar mengaji, melainkan untuk belajar ilmu pengetahuan umum.

"Sehingga dibuatlah sekolah, yayasan PKP itu dengan tujuan agar anak-anak kita mendapatkan pengetahuan agama yang baik juga pengetahuan umum yang baik. Itu tujuannya," jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, yayasan PKP semaki berkembang dan terdiri dari sekolah tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Jumlah siswa saat ini mencapai 2.200 orang.

Soal KH Amidhan Shaberah yang mengelola yayasan, Riza menegaskan ayahnya baru menjabat ketua yayasan 5 tahun terakhir.

"Ayah saya baru 5 tahun lalu jadi ketua menggantikan Pak AM Fatwa yang meninggal," tegasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.