Wapres: Tugas Pesantren Sekarang Sukseskan Penanggulangan COVID-19

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 11:37 WIB
Wapres Maruf Amin (dok. Setwapres)
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan keberhasilan penanganan pandemi COVID-19 dapat dicapai atas kerja sama berbagai pihak, salah satunya pesantren. Sebab, penanggulangan pandemi ini bukan merupakan masalah kesehatan saja, tapi juga masalah agama.

"Salah satu tugas pesantren sekarang bagaimana kita bersama-sama pemerintah, para ulama ini, menyukseskan penanggulangan COVID-19. Karena sudah sering saya katakan bahwa penanggulangan COVID bukan semata-mata masalah kesehatan tapi masalah agama. Karena penanggulangan COVID itu dalam rangka menjaga jiwa jangan sampai jadi korban," ujarnya dikutip di laman setwapres, Kamis (18/11/2021).

Hal ini dia ungkapkan saat beraudiensi dengan Tokoh Ulama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh di Pondok Pesantren Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Desa Dilipbukit, KM 16.8, Jalan Banda Aceh-Medan, Kecamatan Suka Makmur Sibreh, Aceh Besar, Selasa (16/11).

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan salah satu upaya terdekat yang bisa dilakukan dalam penanganan pandemi ini adalah dengan membentuk kekebalan kelompok/herd immunity melalui pemberian vaksinasi kepada masyarakat. Untuk itu, dia meminta kepada MPU Aceh untuk dengan gencar meningkatkan literasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi COVID-19.

"Menjadi kewajiban dari para ulama terutama MPU dan pesantren-pesantren supaya masyarakat mau, supaya masyarakat berbondong-bondong untuk divaksinasi. Karena vaksinasi termasuk ikhtiar menjaga diri dari wabah supaya imun. Jadi wajib," lanjutnya.

Lebih lanjut, dia pun meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk mengakselerasi program vaksinasi COVID-19. Pasalnya, cakupan vaksinasi di wilayah ini masih rendah di bawah capaian nasional.

"Persentase yang sudah divaksin dua kali di Provinsi Aceh paling sedikit dari seluruh provinsi di Sumatera," ujar Wapres.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga 16 November pukul 12.00 WIB, dari target sasaran 4,03 juta penduduk cakupan vaksinasi dosis pertama di Aceh baru mencapai 34,95 persen dan dosis kedua sebesar 19,06 persen.

Sementara itu, Ketua MPU Aceh Tgk. Faisal Ali menyampaikan bahwa salah satu kendala yang dihadapi di Aceh dalam akselerasi pemberian vaksinasi COVID-19 adalah banyaknya berita-berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya yang diterima oleh masyarakat.

"Itulah problem luar biasa dalam menyampaikan manfaat vaksin. Ini karena kami tidak mampu mencegah adanya berita hoax, dan masyarakat kita kalau sudah termakan berita hoax itu mudah sekali percaya," ungkap Faisal.

Sebagai informasi, Selain Ketua MPU Aceh, hadir dalam audiensi ini Wakil Ketua MPU Aceh Tgk. H. Muhibbuththabari, Imam Besar Masjid Baiturahman Tgk. H. Azman Ismail, Ulama Kharismatik Tgk. H. Hasanoel Basri, dan Tgk. H. Muhammad Nuruzzahri.

Simak video 'Jelang Akhir Tahun, Satgas Covid-19 Ungkap Kepatuhan Prokes Menurun':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)