Misteri Tersisa Usai Tukang Bakso di Samarinda Ditemukan Warga

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 23:06 WIB
Jakarta -

Penjual bakso keliling yang hilang secara misterius akhirnya ditemukan. Namun misteri masih tersisa.

Hilangnya penjual bakso keliling itu viral di media sosial (medsos) karena warga menduga si penjual bakso diculik. Sebab, di tempat kejadian terdapat 3 mangkok berisi bakso yang sedang diracik dan rombong (gerobak dagang di sepeda motor).

Tak hanya itu, sendal penjual tertinggal di lokasi, Jalan Ring Road, Kecamatan Sungai Kunjung, Samarinda, pada Senin (15/11) malam.

"Sudah dilakukan penyisiran oleh anggota dibantu warga tapi penjual bakso ini belum ketemu," jelas Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjungan Ipda Roni Wibowo saat dihubungi, Selasa (16/11/2021).

Dari CCTV di lokasi kejadian, penjual bakso yang diketahui bernama Darianto alias Anto (39) itu tiba di lokasi pada pukul 18.30 Wita. Usai menepikan gerobak jualannya, warga Jalan M Said itu kemudian langsung membuat bakso tanpa ada seorang pembeli.

"Dari CCTV ini memang yang bersangkutan datang langsung membuat bakso, tapi belum sempat meracik bakso, dia (Anto) langsung meninggalkan rombongnya dengan jalan kaki ke seberang jalan," ucap Roni

Roni menepis dugaan penjual bakso tersebut diculik. Sebab, dari CCTV di lokasi kejadian, tidak ada satu orang pun yang menghampiri atau berbuat kasar kepada Anto.

"Masih kita lakukan penyelidikan, ini masih janggal kenapa dia (Anto) membuat bakso tak selesai terus langsung jalan kaki meninggalkan rombong," ungkapnya.

Polisi kemudian memeriksa beberapa saksi, termasuk istri Anto. Dari keterangan sementara, Anto diketahui tidak pernah memiliki masalah dengan siapa pun.

Namun sang istri mengatakan Anto memiliki kredit bank yang belum dibayar. Kala itu polisi akan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bahan keterangan lain untuk mengetahui penyebab hilangnya tukang bakso tersebut.

Tukang Bakso Ditemukan

Tukang bakso keliling, Darianto alias Anto (39) berhasil ditemukan warga sedang berbaring di bawah pohon di Jalan Kh Kapten Soedjono, Kelurahan Sungai Kapih, Samarinda. Anto ditemukan dalam kondisi linglung.

"Iya sudah ketemu di bawah pohon sedang tiduran," jelas Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang saat ditemui di ruangannya, Rabu (17/11/2021).

Anto penjual bakso saat berada di Polsek Sungai KunjangAnto penjual bakso saat berada di Polsek Sungai Kunjang (Istimewa)

Anto hilang secara misterius saat berjualan malam hari di Jalan Ring Road Samarinda pada Minggu (14/11) lalu. Roni menjelaskan Anto ditemukan pada Rabu (17/11) pukul 15.30 Wita dalam kondisi tidak stabil lantaran tidak makan selama dua hari.

Anto kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina oleh pihak kepolisian.

"Langsung kami bawa ke rumah sakit, setelah memastikan kondisinya baik, kita bawa ke Polsek untuk dipertemukan dengan pihak keluarga," Kata Roni.

Saat diperiksa polisi, Anto sedikit linglung mengaku diajak jalan oleh orang tua usai memesan 3 mangkok bakso.

"Iya katanya ada orang tua yang pesan bakso, terus oleh orang tua itu dia (Anto) diajak berjalan kaki sama orang tua ini," terangnya.

Anto juga mengaku selama berjalan kaki orang tua yang mengajaknya menasihati Anto untuk selalu bersedekah dan setelah itu seketika orang tua tersebut menghilang.

"Usai diberikan nasihat, dia (Anto) baru sadar dan sudah berada di bawah pohon," ungkapnya.

Saat ini Anto masih berada di Polsek Sungai Kunjang untuk dimintai keterangan. Selanjutnya dia akan diserahkan ke pihak keluarga.

Polisi Jawab Dugaan Diculik Makhluk Gaib

Santer kabar yang menyebut Anto diculik makhluk gaib di lokasi kejadian. Sementara dari rekaman kamera CCTV, tampak Anto berjalan kaki sendiri meninggalkan gerobak dagangannya dan sepeda motornya.

"Nggak benar itu dia (Anto) diculik atau dibawa makhluk halus, karena dari CCTV terlihat dia berjalan sendiri meninggalkan gerobak dagangannya tanpa ada orang lain," terang Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjungan Samarinda Ipda Roni Wibowo.

Dari keterangan saksi-saksi di lokasi, Anto setiap hari diketahui kerap mangkal atau berjualan di lokasi kejadian dan memiliki pelanggan tetap.

"Memang setiap hari melintas di sana karena ada pelanggan tetapnya, ada mes pekerja tambang batu baru di situ," jelas Roni.

(idn/idn)