Momen Lucu Celetukan Ganjar Saat Ada Salah Sebut Nama Walkot Bogor

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 20:12 WIB
Bima Arya
Foto: Dok. Pemkot Bogor
Jakarta -

Ada momen unik pada pembukaan Festival Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Semarang hari ini. Ketua Dewan Pengurus International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) Dian Kartika Sari salah menyebutkan nama Wali Kota Bogor Bima Arya.

Dalam pembukaan sambutannya, Dian yang bermaksud menyapa Bima Arya malah menyebut nama Aria Bima, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP.

"Yang saya hormati juga para kepala daerah dan tim dari berbagai pemerintahan di Indonesia yang hadir di sini, termasuk bapak Aria Bima, Wali Kota Bogor," kata Dian seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (17/11/2021).

Selanjutnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menjadi pembicara setelah Dian meluruskan kekeliruan Dian tersebut. Sambil berkelakar, Ganjar menjelaskan Bima Arya dan Aria Bima adalah dua sosok politisi berbeda.

"Bima Arya, Bu. Bukan Aria Bima. Kalau Aria Bima itu teman saya (satu partai di PDIP). Yang ini Bima Arya," jelas Ganjar, sambil menunjuk Bima Arya yang sedang duduk dekat Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

"Tapi ndak apa-apa itu manusiawi. Keliru dikit," lanjutnya.

Selain itu, Ketua Komnas HAM Taufan Damanik yang juga menjadi pembicara memberikan penekanan ketika menyebutkan nama Bima Arya, agar tak keliru menyebut nama Ketua DPP PAN tersebut.

"Yang terhormat tuan rumah Mas Hendi Wali Kota (Semarang), Pak Gubernur (Jateng, Ganjar Pranowo), juga Mas Bima Arya. Saya tidak salah sebut (Bima Arya) ya pak," ujar Taufan yang disambut gelak tawa hadirin.

Festival Hak Asasi Manusia merupakan acara tahunan yang diinisiasi INFID. Konferensi ini merupakan bagian dari kampanye pelaksanaan human rights cities di Indonesia sebagai konsep untuk mendorong peran aktif pemerintah daerah untuk turut serta memikul tanggung jawab hak asasi manusia. Konferensi tersebut dibuat sebagai ruang berbagi antar pemangku kepentingan untuk mendiskusikan, bertukar praktik terbaik dan inovasi dalam pemajuan dan pemenuhan HAM di tingkat daerah

(akn/ega)