KSAL Yudo Margono Respons Isu soal Wakil Panglima TNI

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 17:46 WIB
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meninjau kesiapan tambahan bed ICU dan HCU untuk pasien COVID-19, di RSAL Dr Ramelan Surabaya. Total ada 70 bed tambahan.
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (Esti Widiyana/detikcom)
Jakarta -

Pelantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI diiringi munculnya isu pengisian posisi Wakil Panglima TNI. KSAL Laksamana Yudo Margono merespons isu tawaran Wakil Panglima TNI tersebut.

"Sopo yang nawari. Omonge sopo," kata Yudo kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Yudo menjawab pertanyaan wartawan soal isu dirinya ditawari jadi Wakil Panglima TNI.

Yudo kembali menegaskan loyalitasnya terhadap Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Yudo menegaskan TNI Angkatan Laut mendukung penuh.

"Semoga TNI semakin jaya, semakin sukses. Kemarin sudah Saya sampaikan kan, Angkatan Laut (AL) mendukung penuh Panglima TNI yang baru. Semoga TNI ke depan lebih solid, lebih Jaya lagi untuk kedaulatan negara," ujar Yudo.

Andika Perkasa Panglima TNI

Jenderal Andika Perkasa sebelumnya resmi dilantik menjadi Panglima TNI. Andika mengungkap ada pesan khusus yang disampaikan Presiden Jokowi kepadanya dan keluarga.

"Ada, tapi itu untuk saya dengan keluarga saya, tapi intinya saya akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya," kata Andika dalam keterangan pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/11).

Andika juga menyampaikan pesan kepada seluruh prajurit TNI. Andika menekankan mengenai kebersamaan.

"Saya ingin kita menjadi bagian dari kita sendiri, dari kita semua di tengah keluarga, teman maupun sanak saudara kita semua. Karena kita adalah bagian dari mereka," ujar dia.

Andika Merasa Terhormat

Andika merasa sangat terhormat ditunjuk Jokowi menjadi Panglima TNI. Ucapan terima kasih juga disampaikan Andika kepada DPR RI.

"Satu kehormatan besar bagi saya dan keluarga atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia dan juga dukungan dari DPR RI sehingga akhirnya saya bisa dilantik," kata Andika.

Andika mengaku akan melanjutkan program kerja yang telah ditetapkan. Dia siap bekerja sesuai peraturan perundang-undangan.

"Program kerja kita akan melanjutkan secara umum, karena memang kita kan sudah dibatasi ruang. Ruang di mana tugas-tugas kita sudah dicantumkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2024. Jadi saya akan terus tetapi memang detailnya saja dari tiap-tiap tugas itu yang perlu mungkin sedikit evaluasi dan perbaikan sana-sini," uja Andika.

Simak video 'Momen Jokowi Lantik Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)