Peran Bos Bank Panin Ditelisik di Sidang, KPK Akan Gali dari Saksi Lain

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 14:50 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Antara Foto)
Jakarta -

Presiden Direktur PT Bank Panin, Herwidayatmo, dicecar jaksa KPK terkait peran bos PT Bank PAN Indonesia (Panin) Tbk, Mu'min Ali Gunawan, dalam sidang terdakwa Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani terkait pengurusan pajak. KPK pun mengatakan pihaknya akan terus menggali peran Mu'min Ali dari saksi lain.

"Tentu akan kita dalami dengan keterangan saksi yang lain dan kalau ada dokumen itu lebih bagus tentu akan lebih memperkuat alat bukti," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada wartawan, Rabu (17/11/2021).

Alex menyebut kesaksian itu belum kuat karena bukan kesaksiannya sendiri. Menurutnya, kesaksian yang kuat adalah yang saksi alami sendiri.

"Jadi, kemarin yang ngomong di persidangan kan pemeriksa pajak, itu pun katanya, dia hanya mendengar kata orang, orang itu suruhan dari big boss (Mu'min Ali). Kalau katanya kan susah, jadi tahu sendiri kan. Saksi itu dia mendengar, melihat, dan mengetahui sendiri, bukan mendengarkan dari orang lain," katanya.

"Nanti begitu kita konfirmasi ke orangnya 'bener kamu suruhan itu?' 'Nggak, Pak', nah susah juga. Jadi, masih katanya kan," tambahnya.

Jaksa Dalami Peran Bos Panin

Sebelumnya, dalam persidangan pada Selasa (17/11), jaksa KPK menghadirkan saksi bernama Herwidayatmo yang merupakan Presiden Direktur PT Bank Panin. Jaksa bertanya mengenai peran Mu'min Ali.

"Kami ingin menanyakan tadi saksi juga menjelaskan Mu'min Ali sebagai pemegang saham pengendali terakhir, pertanyaan saya kalau di Bank Panin tiap pengeluaran atau pembelian apakah dikendalikan atau dilaporkan ke Mu'min Ali?" tanya jaksa KPK.

"Ada aturan mekanisme pengeluaran," jawab Herwidayatmo singkat.

"Apakah itu sampai ke Mu'min Ali sepengetahuan dia?" tanya jaksa lagi.

"Tidak sedetail itu," kata Herwidayatmo.