Terima Gelar Pelopor Ekonomi Syariah, Ma'ruf Ibaratkan Diri Bagaikan Baut

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 19:47 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin terima penghargaan Bapak Pelopor Ekonomi Syariah dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UINAR), Banda Aceh.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin terima penghargaan Bapak Pelopor Ekonomi Syariah dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UINAR), Banda Aceh. (Lisye/detikcom)
Banda Aceh -

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menerima gelar Bapak Pelopor Ekonomi Syariah dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UINAR), Aceh. Hal itu diberikan atas kontribusi Ma'ruf Amin dalam memajukan ekonomi syariah.

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Rektor UIN Ar-Raniry Gunawan Adnan kepada Ma'ruf. Acara digelar di kantor Gubernur Aceh, Jalan Teuku Nyak Arief Nomor 219, Banda Aceh, Selasa (16/11/2021).

"Semua kita sepakat melihat sumbangsih kontribusi dan juga peran Bapak Wapres dalam hal memajukan dan lahirnya lembaga keuangan syariah dan juga membuat ekonomi syariah itu di Aceh dan juga di Indonesia sudah semakin maju," kata Gunawan.

"Sebagai kesepakatan kita semua bahwa Bapak nanti akan kami akan memberikan anugerah gelar Bapak sebagai ekonomi syariah," sebut dia.

Menanggapi hal tersebut, Ma'ruf menyampaikan apresiasi kepada UIN Ar-Raniry atas gelar yang diberikan. Akan tetapi, Ma'ruf mengatakan kontribusinya terhadap ekonomi syariah diibaratkan sebagai baut.

"Saya menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada saya. Sebenarnya sering saya katakan bahwa pengembangan ekonomi syariah saya itu hanya baut saja sebenarnya, sekrup saja dari sekian komponen yang ikut mengembangkan. Saya baut sajalah yang ikut menggerakkan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, itu menjadi berkembang seperti itu," kata Ma'ruf Amin usai menerima gelar itu.

Ma'ruf mengungkapkan kunci dalam pengembangan ekonomi syariah itu. Kunci itu adalah mematuhi tata aturan Allah.

"Prinsip yang saya anut itu adalah pengembangan ekonomi syariah itu adalah mematuhi tata aturan Allah SWT. Di mana kita membangun kehidupan yang tata aturan Tuhan, Allah," jelasnya.

Simak juga 'Ma'ruf: Ekonomi Syariah Indonesia 2020 Peringkat Keempat Dunia':

[Gambas:Video 20detik]