Kembali Dibuka, Alun-alun Kota Tangerang Hanya Bisa Dikunjungi Pagi dan Sore

Khairul Ma'arif - detikNews
Minggu, 14 Nov 2021 15:59 WIB
Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang, Banten
Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang, Banten (Khairul Ma'arif/detikcom)
Kota Tangerang -

Alun-alun Ahmad Yani yang menjadi tempat olahraga masyarakat Kota Tangerang, Banten, kembali dibuka. Akan tetapi fasilitas umum ini hanya bisa dikunjungi pagi dan sore.

Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Jejen Jaenudin, mengatakan uji coba ini kapasitasnya 75 persen dari total full kapasitas. Selain itu, dalam sehari, alun-alun ini hanya dibuka sebanyak dua sesi.

"Pertama pukul 06.00-09.00 WIB dan pukul 15.00-18.00 WIB bukanya tetap setiap hari tetapi dalam dua sesi tersebut," katanya saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (14/11/2021).

Layaknya tempat fasilitas umum lainnya, untuk memasuki Alun-alun Ahmad Yani ini juga perlu scan barcode QR sehingga hanya masyarakat yang sudah divaksinasi yang dapat memasuki tempat ini.

"Saat ini baru satu titik yaitu di pintu barat untuk masuk dan di pintu utara yang dekat masjid untuk yang ke luar. Kalau tidak ada barcode kan tidak bisa masuk. Rencananya nanti akan ditambah dan diperbesar scan barcode QR-nya," tambah Jejen.

Selain itu, kata Jejen, tentunya setiap pengunjung yang datang wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini menurutnya sebagai usaha untuk menekan penyebaran virus COVID-19.

Jejen menambahkan, untuk saat ini, anak usia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan masuk. Dia menjelaskan ini sesuai kesepakatan antar stakeholder yang demikian.

"Jadi kesepakatan rapat usia 12 tahun ke bawah itu tidak dianjurkan masuk gitu. Tunggu kesepakatan gitu. Lebih jelasnya nanti dari protokol kesehatan itu kan COVID biasa Satgas COVID gitu," tuturnya.

Sementara itu, seorang warga yang sedang olahraga, Ahmad Sururi mengaku cukup senang dengan dibukanya kembali Alun-alun ini. Selama ini, Sururi rajin berolahraga di Alun-alun Ahmad Yani, tetapi selama tutup dia harus mencari tempat alternatif lainnya.

Terkait jam bukanya yang hanya dua sesi dalam sehari, Sururi tidak terlalu mempersoalkan.

"Ya bagus lah sekarang jadi punya tempat jogging lagi nggak kaya kemarin bingung juga mau olahraga di mana. Tidak masalah sih itu jamnya, lagian kan dua sesi itu sesuai dengan waktu untuk joging," singkatnya.

Simak juga 'Kulineran Rasa Uji Nyali di BSD':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)