Menengok Sederet 'Hari Baik' Presiden Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 14 Nov 2021 10:26 WIB
Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Kalibata (Foto: Screenshot YouTube Setpres)
Foto: Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Kalibata (Foto: Screenshot YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI akan dilakukan pada pekan depan. Namun Jokowi belum memastikan kapan tanggal pelantikan tersebut dan masih mencari hari baik.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi setelah menghadiri acara HUT ke-10 NasDem di Akademi Bela Negara NasDem, Jl Pancoran Timur II, Jaksel, Kamis (11/11/2021). Jokowi memastikan pelantikan Andika dilaksanakan pada pekan depan.

"Pelantikan Panglima nanti minggu depan. Harinya baru dicari hari baik. Tapi minggu depan insyaallah," kata Jokowi.

Dilihat ke belakang, selama ini Jokowi memang terkenal dengan kebiasaannya melakukan kebijakan strategis pada hari baik sesuai penanggalan Jawa. Entah kebetulan atau disengaja, pelantikan menteri di kabinet Jokowi kebanyakan digelar di hari Rabu Pon atau Rabu Pahing. Namun, ada juga hari lain, walaupuan tetap di antara pon dan pahing.

Kebijakan itu baik pelantikan jabatan strategis ataupun reshuffle. Berikut beberapa catatan hari baik yang diambil Jokowi dalam melakukan kebijakan strategis seperti dirangkum detikcom, Minggu (14/11/2021):

1. Pelantikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Pelantikan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (27/1/2021). Di hari tersebut, Listyo Sigit diambil sumpah dan janji secara langsung oleh Jokowi. Jika dilihat secara versi tanggalan Jawa, 27 Januari 2021 itu merupakan Rabu pon.

2. Reshuffle Pertama

Di masa kepemimpinannya bersama Jusuf Kalla dan saat ini Ma'ruf Amin, Jokowi telah melakukan 5 kali reshuffle. Empat di antaranya dilakukan pada periode pertama yakni 2014-2019, sedangkan satu lainnya di periode kedua 2019-2024. Reshuffle pertama diumumkan Jokowi pada 12 Agustus 2015, yakni pada Rabu Pon.

Reshuffle kabinet jilid I ini mengganti lima menteri, termasuk tiga menteri koordinator dan sekretaris kabinet. Sejumlah nama akademisi tergusur dalam kabinet.

- Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan menggantikan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno.
- Mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil.
- Mantan Menko Perekonomian pada era Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, menjadi Menko Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo.
- Thomas Lembong, menjabat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel.
- Politikus PDI Perjuangan, Pramono Anung, menggantikan Andi Widjajanto sebagai Sekretaris Kabinet.
- Sofyan Djalil menggantikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.

3. Reshuffle Kedua

Reshuffle kedua juga dilakukan pada Rabu Pon, tepatnya 27 Juli 2016. Simak pergantian jabatan yang dilakukan di reshuffle ini:

- Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dicopot digantikan oleh Budi Karya Sumadi.
- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil digantikan oleh Bambang Brodjonegoro yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan.
- Sri Mulyani Indrawati masuk kabinet sebagai Menteri Keuangan.
- Sofyan Djalil menggantikan Ferry Mursidan Baldan sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang.
- Menteri Perindustrian berganti dari Saleh Husin ke kader Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mendikbud yang sebelumnya dijabat oleh Anies Baswedan digantikan oleh Prof. Muhajir.
- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dipercayakan pada Eko Putro Sanjojo menggantikan Marwan Jafar.
- Politikus PAN Asman Abnur mengantikan posisi Yuddy Chrisnadi sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi, dan Birokrasi.
- Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan digeser menjadi Menko Kemaritiman mengganti Rizal Ramli.
- Wiranto mengisi jabatan Menko Polhukam yang ditinggalkan Luhut B Panjaitan.
- Enggartiasto Lukita diberikan amanat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Thomas Lembong.
- Thomas Lembong mendapat posisi baru sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Franky Sibarani.
- Franky Sibarani ditugaskan sebagai Wakil Menteri Perindustrian.
- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Menteri ESDM Sudirman Said digantikan oleh Archandra Tahar. Archandra tak sampai sebulan memegang jabatan ini. Luhut Panjaitan menjadi pelaksana tugas Menteri ESDM sampai ditunjuknya Ignatius Jonan pada 14 Oktober 2016. Bersamaan dengan itu, Archandra diberi tugas mendampingi Jonan sebagai Wakil Menteri ESDM.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan video 'Jokowi Cari Hari Baik Lantik Panglima TNI, Mungkinkah Rabu 17 November 2021?':

[Gambas:Video 20detik]