ADVERTISEMENT

Ancaman Pidana untuk Oknum Polisi Medan Pemeras Warga

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 14 Nov 2021 07:52 WIB
Personel Polsek Deli Tua, Bripka P, yang sempat diserang warga saat meminta uang damai di Medan, Sumut, ditetapkan sebagai tersangka. (dok Istimewa)
Personel Polsek Deli Tua, Bripka P, yang sempat diserang warga saat meminta uang damai di Medan, Sumut, ditetapkan sebagai tersangka. (dok Istimewa)
Medan -

Bripka P viral setelah dikerumuni dengan narasi dihajar massa gara-gara meminta uang kepada pemotor di Medan. Bripka P kini ditetapkan tersangka karena diduga melakukan pemerasan terhadap pengguna jalan di Medan.

Dirangkum detikcom, Minggu (14/11/2021), kasus ini berawal dari kejadian pada Kamis (11/11) sore. Bripka P diduga meminta uang ke seorang pemotor yang disetopnya. Pemotor itu disebut tidak memiliki SIM.

Aksi Bripka P itu kemudian dipergoki warga. Pemotor itu diminta tidak memberi uang kepada Bripka P. Warga kemudian mengerubungi Bripka P. Dalam video viral, tampak Bripka P dikerumuni warga. Pria itu ditanyai oleh sejumlah warga.

"Yang bersangkutan menjalani pemeriksaan di Propam Polrestabes Medan," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, Jumat (12/11) lalu.

Pengunggah video menyebut peristiwa itu terjadi di Jalan Dr Mansyur, Medan. Pengunggah menyebut Bripka P mengaku bertugas di Polsek Delitua. Jalan Dr Mansyur sendiri bukan wilayah hukum Polsek Delitua.

Bripka P juga diminta membuka rompi yang dipakainya. Warga diduga menghajar karena curiga Bripka P adalah polisi gadungan karena tak ada pangkat pada seragam yang dipakai Bripka P.

"Terhadap Bripka P telah dilakukan pemeriksaan urine dengan hasil negatif," ujar Hadi.

Tonton video 'Oknum Polisi di Medan Jadi Bulan-bulanan Warga Karena Pungli':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT