ADVERTISEMENT

Tiga Pekan Dilanda Banjir, Puluhan Warga di Sekadau Mengungsi ke Pemakaman

Adi Saputro - detikNews
Minggu, 14 Nov 2021 06:51 WIB
Puluhan Warga di Sekadau Mengungsi ke Pemakaman (Adi Saputro-detikcom)
Foto: Puluhan Warga di Sekadau Mengungsi ke Pemakaman (Adi Saputro-detikcom)
Sintang -

Banjir di Sekadau, Kalimantan Barat, telah memasuki tiga pekan. Tak kunjung surut, ratusan kepala keluarga yang terdampak banjir ini pun selama itu pula bertahan di lokasi pengungsian di atas pemakaman, hingga Minggu (14/11/2021).

Menurut pemerintah setempat, mereka enggan dipindahkan ke posko pengungsian yang disiapkan pemerintah. Dengan alasan lokasi pengungsian telah penuh dan tak bisa jauh dari rumah mereka yang terendam banjir.

Di dusun Sungai Asam, Desa Sungai Ayak I, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi di daratan tinggi di lokasi pemakaman disana.

Daratan pemakaman ini berada di bukit, berbeda dengan lokasi rumah mereka yang berada di tepian Sungai Kapuas yang telah terendam banjir hingga atap rumah. Warga mendirikan gubuk beratapkan terpal dan berdinding kayu, bahkan beberapa dinding gubuk hanya berupa karpet.

Udara yang dingin dan terbatasnya sumber air bersih, bisa membuat kesehatan warga di pengungsian semakin buruk, terutama lansia dan bayi.

Dewi salahsatu pengungsi yang ditemui di sana mengatakan, ia mengungsi bersama keluarganya, serta anaknya seorang perempuan dan tiga cucunya. Dia mengatakan telah mengungsi selama lebih dari dua minggu.

"Mengungsi dari banjir, udah dua Minggu lebih mengungsi, rumah tidak mungkin didiami lagi. Saya udah tua lagi, dengan tiga cucu dan anak yang ditinggalkan suaminya mengungsi disini," lirih Dewi, perempuan paruh baya ini.

Simak halaman selanjutnya..



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT