Diungkit Fadli Zon Saat Sindir Jokowi Motoran, Begini Kondisi Banjir Sintang

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 11:43 WIB
Banjir di Sintang, Kalbar belum surut
Banjir di Kabupaten Sintang, Kalbar, sudah berlangsung selama 3 pekan. (Adi Saputro/detikcom)
Jakarta -

Politikus Gerindra, Fadli Zon, menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menjajal Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB). Fadli mempertanyakan kapan Jokowi akan meninjau kondisi banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Fadli bahkan menyebut-nyebut banjir di Sintang belum surut dalam tiga pekan terakhir.

"Luar biasa Pak. Selamat peresmian Sirkuit Mandalika. Tinggal kapan ke Sintang, sudah 3 minggu banjir belum surut," tulis Fadli di akun Twitter pribadinya, @fadlizon, seperti dilihat, Sabtu (13/11/2021).

Berdasarkan catatan detikcom, berikut ini kondisi terkini soal banjir di Sintang:

Sintang Kebanjiran 3 Pekan

Lebih dari tiga pekan, banjir Sintang belum surut. Banjir awal terjadi pada Kamis (21/10).

"Sebanyak 12 kecamatan terdampak banjir yang sudah terjadi sejak Kamis pagi (21/10) atau sekitar lima pekan lalu. Banjir saat itu dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air Kapuas dan Melawi meluap," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/11/2021).

Kabupaten Sintang, Kalbar sudah dilanda banjir hampir 2 pekan. Tinggi banjir dilaporkan kembali meninggi (Adi Saputro/detikcom)Kabupaten Sintang, Kalbar, dilanda banjir hampir 2 pekan. Tinggi banjir dilaporkan kembali meninggi. (Adi Saputro/detikcom)

Kondisi tinggi muka air (TMA) di Sintang terus mengalami naik-turun. Hingga Jumat (12/11) kemarin, masih ada daerah yang tergenang banjir hingga ketinggian 1 meter lebih.

3 Desa Belum Terima Logistik

Sebanyak tiga desa belum mendapatkan bantuan makanan hingga obat-obatan. Pagi ini ketinggian air yang awalnya sempat surut sekitar 20 cm kembali naik sekitar 10 cm.

Kondisi ini disebabkan curah hujan dengan intensitas sedang sejak Kamis (11/11) tengah malam hingga Jumat pagi.

Korban banjir hingga warga yang mengungsi belum terdata dengan jelas, sehingga berimbas pada bantuan. Ada tiga desa yang belum mendapatkan pasokan bantuan logistik, yaitu Desa Anggah Jaya, Desa Teluk Kelansam, dan Desa Tanjung Kelansam.

Kapolsek Sintang Kota Iptu Sutikno mengungkapkan saat ini ada beberapa desa yang terparah terendam banjir dengan ketinggian air 1 meter lebih.

Desa tersebut adalah Desa Tertung, di mana di desa ini seluruh keluarga terdampak banjir dan harus diungsikan. Termasuk di Desa Angga Jaya, Desa Teluk Kelansam, Desa Tanjung Kelansam, dan Desa Mungguk Batok.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat, baik pengusaha maupun partai politik, dan juga rekanan yang lain yang telah membantu masyarakat baik berupa sembako, maupun obat-obatan secara gratis. Dan besok (Sabtu) organisasi masyarakat Tionghoa akan melaksanakannya pengobatan gratis yang letaknya di Mungguk Seratung Pas di waterpark," kata Sutikno, Jumat (12/11).

12 Kecamatan dan 140.468 Warga Terdampak

Sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Sintang terdampak banjir. Ada 140 ribu lebih warga terdampak.

"Bencana banjir yang hingga kini masih melanda Kabupaten Sintang itu telah berdampak di 12 kecamatan. Sebanyak 140.468 jiwa terdampak banjir tersebut dan 2 warga dilaporkan meninggal dunia," kata Plt Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (9/11).

Silakan baca berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Kala Jokowi Jajal Tikungan Sirkuit Mandalika yang Katanya Tajam

[Gambas:Video 20detik]