Ketua DPD Optimistis Indonesia Bisa Jadi Kiblat Busana Muslim Dunia

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 19:10 WIB
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti
Foto: DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendorong Indonesia agar menjadi kiblat busana Muslim dunia. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai poros busana Muslim global.

"Potensi Indonesia cukup besar untuk menjadi kiblat busana Muslim global. Kita memiliki banyak desainer yang mumpuni untuk itu," ujar LaNyalla dalam keterangan tertulis, Jumat (12/11/2021).

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, para desainer Tanah Air memiliki kreativitas yang mampu menjawab selera masyarakat internasional. Selain itu, LaNyalla menilai Indonesia memiliki bahan baku yang cukup melimpah.

"Ini menjadi kekuatan atau modal utama bagi Indonesia untuk menjadi poros busana Muslim global," cetusnya.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk umat Muslim terbesar di dunia, LaNyalla optimistis hal tersebut realistis untuk diwujudkan. Ia menjabarkan untuk mencapai target tersebut, para pelaku usaha yang masih berada di level bawah perlu didukung regulasi yang menumbuhkembangkan industri.

Selain itu, akademisi, asosiasi, hingga desainer perlu berkolaborasi untuk mengukuhkan kekuatan pasar busana muslim Indonesia.

"Industri ini masih didominasi pelaku UKM. Pemerintah perlu mendorong dan memberikan dukungan agar Indonesia mampu mendapatkan daya tawar yang lebih baik di pasar global. Karena UKM sulit bersaing di pasar internasional jika berjalan sendiri-sendiri," tutur LaNyalla.

Ia menambahkan dukungan pemerintah terhadap pelaku industri busana muslim perlu disosialisasikan agar dapat memantik gairah para pelaku UKM untuk dapat lebih produktif mengembangkan industrinya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan event 'Embracing Jakarta Muslim Fashion Week' semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pusat busana muslim dunia. Industri busana Muslim Indonesia terus tumbuh pesat dan menjadi salah satu pemain besar di industri busana Muslim global.

(ega/ega)