Elite PDIP Anggap Nurdin Halid Tak Kredibel soal Golkar Tampung Ganjar

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 16:21 WIB
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno (Tsarina Maharani/detikcom)
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno (detikcom)
Jakarta -

Partai Golkar terbuka menampung Ganjar Pranowo jika tidak dapat tempat di PDIP dalam kontestasi Pilpres 2024. Elite PDIP, Hendrawan Supratikno, menilai Golkar hanya cek ombak.

"Hanya sekadar cek ombak saja (test the water). Hanya upaya meramaikan pasar prediksi politik," kata Hendrawan kepada wartawan, Jumat (12/11/2021).

Golkar terbuka menampung Ganjar Pranowo memang disampaikan Waketum Golkar, Nurdin Halid. Menurut Hendrawan, ucapan Nurdin Halid hanya untuk meramaikan kondisi politik.

"Sebagai patokan, pernyataan yang serius dan kredibel biasanya datang dari Ketua Umum partai dalam forum yang jelas dan mengikat. Kalau tidak itu pasti tetabuhan orkestrasi politik saja," ujarnya.

Hendrawan menilai pernyataan Nurdin Halid tak perlu disikapi secara serius. Hendrawan menganalogikan sikap yang reaktif akan terbawa ombak.

"Semua sedang cek ombak (test the water). Yang bereaksi biasanya terseret ombak. Jadi lebih tepat tetap fokus pada tugas-tugas utama," ucap Hendrawan.

"Yang tenang akan lebih disegani. Yang tidak gembar-gembor akan lebih disukai," imbuhnya.

Pernyataan Nurdin soal partainya siap menampung Ganjar Pranowo jika tidak dapat tempat di PDIP itu sebelumnya disampaikan dalam diskusi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, berjudul 'Fenomena Kemunculan Relawan Capres Sejak Dini: Siapa Punya Ambisi?', Kamis (11/11). Nurdin awalnya mengatakan setiap partai punya mekanisme dalam mengusung pencalonan pilpres.

Nurdin mengatakan diterima atau tidaknya aspirasi masyarakat terkait tokoh capres tidak terlalu penting. Menurutnya, Golkar selalu menerima suara rakyat.

"Apakah nanti aspirasi relawan ditolak atau tidak ditolak itu tidak penting, yang penting adalah suara Golkar adalah suara rakyat, suara rakyat adalah suara Golkar," kata Nurdin.

Nurdin lantas berkelakar dengan Ketua Relawan Ganjarist, Mazdjo Pray. Dia mengatakan Golkar akan menerima jika Ganjar tidak dapat tempat di PDIP.

"Jadi adinda Mazdjo tidak usah khawatir, nanti kalau Ganjar tidak mendapat tempat di partainya ada Golkar terbuka, apakah nomor satu nomor dua itu soal nanti," ujarnya.

"Pak Airlangga tidak mungkin maju sendiri pasti ada wakil, karena ada aspirasi Mazdjo, di tempatnya tidak ada tempat ini ada rumah baru, tapi ketika kita masuk dalam sebuah rumah yang baru tidak cuma kontrak, jangan jadi pemilik. Bersama-sama dulu baru jadi pemilik," lanjut Nurdin.

Simak juga Video: Daftar 'Copras-Capres 2024': Anies Baswedan hingga Luhut Pandjaitan

[Gambas:Video 20detik]




(rfs/knv)