Sultan Ageng Tirtayasa Pahlawan Nasional Asal Banten, Ini Profilnya

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 16:20 WIB
Sultan Ageng Tirtayasa, Pahlawan Nasional Asal Banten
Sultan Ageng Tirtayasa, Pahlawan Nasional Asal Banten -- Patung Sultan Ageng Tirtayasa (Foto: Bahtiar Rivai/detikcom)

Hasutan Belanda untuk Gulingkan Sultan Ageng Tirtayasa

Tegasnya Sultan Ageng Tirtayasa membuat Belanda geram. Saat itu Belanda merasa sulit untuk menundukkan Banten.

Kemudian Belanda menggunakan politik adu domba dengan menghasut putra tertua Sultan Ageng Tirtayasa, yakni Sultan Haji. Sultan Haji terhasut dan menganggap sang ayah akan menyerahkan kekuasaan kepada adiknya, Pangeran Purbaya.

Hasutan dari Belanda itu menyebabkan Sultan Ageng Tirtayasa dan Sultan Haji berperang. Belanda, yang berada di pihak Sultan Haji membantu perlawanan hingga berhasil menang.

Kematian Sultan Ageng Tirtayasa

Dilansir dari laman resmi Pemkab Serang, peperangan antara Ayah dan anak itu membuat Sultan Ageng Tirtayasa ditangkap pada 1683. Dia kemudian dibuang ke Batavia.

Sejak saat itu, Sultan Ageng Tirtayasa berada di dalam penjara di Batavia. Dia kemudian wafat pada 1692 dan dimakamkan di Komplek Pemakaman Raja-raja Banten, di sebelah utara Masjid Agung Banten.

Pasca kematian Sultan Ageng Tirtayasa, Kesultanan Banten mengalami kemunduran. Hal ini lantaran para Sultan selanjutnya mudah terpengaruh dengan janji-janji Belanda. Pemerintahan pun berjalan labil dan lemah.

Perjuangan Sultan Ageng Tirtayasa melawan penjajah Belanda membawanya menerima gelar Pahlawan Nasional. Hal ini diatur berdasarkan SK Presiden No.045/TK/Tahun 1970, tanggal 1 Agustus 1970.

Tak hanya itu, Sultan Ageng Tirtayasa juga diabadikan namanya sebagai perguruan tinggi negeri di Banten, bernama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.


(izt/imk)