Apa Kabar Proyek Giant Sea Wall Jakarta?

ADVERTISEMENT

Apa Kabar Proyek Giant Sea Wall Jakarta?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 14:44 WIB
Pemprov DKI melakukan reklamasi di kawasan pantai utara Jakarta dengan menggunakan dasar hukum Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995. Rencananya, dari reklamasi yang merupakan bagian dari proyek tanggul raksasa (giant sea wall) ini akan menghasilkan tambahan lahan seluas 51 ribu hektar. Rachman Haryanto/detikcom.
Pantai utara Jakarta (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta memastikan proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa di pesisir Jakarta terus berlanjut. Lantas, bagaimana perkembangannya saat ini?

"On going, tapi anggarannya belum masif karena ada beberapa perencanaan dari Kementerian (PUPR)," kata Sekretaris Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Dudi Gardesi saat dihubungi, Jumat (12/11/2021).

Sebagai informasi, total pembangunan Giant Sea Wall mencapai 46 kilometer. Proyek ini dikerjakan oleh Kementerian PUPR bersama Pemprov DKI Jakarta.

Kembali ke Dudi, dia menerangkan salah satu tahapan perencanaan pembangunan ditargetkan rampung pada tahun ini. Meskipun tak dijelaskan tahapan mana yang dimaksud, total anggarannya mencapai Rp 50 triliun.

"Perencanaan yang bisa kita selesaikan, ini ada satu yang on going, saya lupa, hampir Rp 50 triliun itu. Tapi rencananya bisa selesai tahun ini," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia mengatakan pemerintah tengah membangun tanggul laut raksasa di pesisir Jakarta yang bernama Proyek Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN)/National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

Bob menjelaskan total pembangunan tanggul di pantai utara Jakarta mencapai 46 kilometer. Hingga 2020, sudah ada terbangun tanggul raksasa sepanjang 13 km. Pembangunan dilakukan oleh Kementerian PUPR dan Pemprov DKI Jakarta.

"Sisanya yang belum 33 km. Itu untuk pantai dan muara ya. Karena, kalau nggak ditangani muaranya, air bisa masuk dari muara," terangnya saat dihubungi detikcom.

Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR sendiri juga sudah melakukan perjanjian kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Disepakati Kementerian PUPR akan menggarap 11 km tanggul raksasa dan Pemprov DKI Jakarta sepanjang 22 km.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT