KPK Cecar Pengacara Alex Noerdin Soal Barang Bukti Kasus Korupsi Dodi Alex

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 13:35 WIB
Kepanjangan KPK hingga Tugas-tugas Lembaga Antikorupsi Itu
Gedung KPK (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK telah memeriksa pengacara Alex Noerdin, Soesilo Ariwibowo terkait kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Musi Banyuasin. Soesilo dikonfirmasi soal barang bukti yang diamankan saat KPK menangkap Dodi Reza Alex Noerdin (DRA).

"Tim penyidik mengkonfirmasi yang bersangkutan antara lain terkait dengan barang bukti yang ditemukan dan diamankan pada saat dilakukan penangkapan tersangka DRA," kata Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding kepada wartawan, Jumat (12/11/2021).

Ipi mengatakan Soesilo diperiksa di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan, pada Kamis kemarin (11/11). Adapun barang bukti yang diamankan saat penangkapan Dodi Alex yakni uang senilai Rp 1,5 miliar yang berasal dari sang ajudan.

Selain itu, KPK juga memeriksa tujuh saksi lainnya dalam perkara ini. Para saksi itu didalami soal dugaan adanya pengaturan pemenangan perusahaan pada proyek Dinas PUPR, yang salah satunya milik tersangka swasta Suhandy (SUH).

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah dan pengaturan dari tersangka DRA kepada tersangka HM (Herman Mayori) serta pihak lainnya di Dinas PUPR Pemkab Musi Banyuasin agar memenangkan perusahaan milik tersangka SUH dan pihak rekanan lainnya dengan adanya penyetoran sejumlah fee," katanya.

Para saksi diperiksa di Satbromobda Sumatera Selatan, pada Kamis kemarin (11/11). Para saksi itu di antaranya:

1. Dian Pratnamas Putra (Kasi Penatagunaan Sumber Daya Air Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin)
2. Hendra Oktariza (PNS Pemkab Musi Banyuasin)
3. Hardiansyah (PNS Pemkab Musi Banyuasin)
4. Suhendro Saputra (PNS Pemkab Musi Banyuasin)
5. Septian Aditya (Honorer)
6. Daud Amri (Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Musi Banyuasin)
7. Yuswanto (Swasta)

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka suap terkait pengadaan barang dan jasa infrastruktur. Dodi Alex saat itu langsung ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

"Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud, KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10).

Berikut daftar tersangka dari OTT KPK di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan:

Sebagai penerima suap:

1. Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) Bupati Bupati Musi Banyuasin periode 2017-2022
2. Herman Mayori (HM) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin
3. Eddi Umari (EU) Kepala Bidang SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin

Pemberi suap:

4. Suhandy (SUH), swasta, Direktur PT Selaras Simpati Nusantara

Tersangka pemberi suap Suhandy akan disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sedangkan para penerima suap Dodi dkk disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

(azh/mae)