Pemprov DKI Upayakan Pembebasan 293 Lahan untuk Normalisasi Sungai

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 08:36 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).
Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembebasan lahan untuk normalisasi sungai tahun ini. Total ada 293 bidang tanah yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

"Insya Allah di bulan November-Desember ini bisa selesai beberapa bidang yang sudah disepakati," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/11/2021) malam.

Riza memerinci, lahan tanah tersebut terdiri dari 19 bidang lahan di Bantaran Kali Ciliwung, 151 bidang di Kelurahan Rawajati, 18 bidang di Kali Pesanggrahan. Kemudian 68 bidang di kawasan Kali Sunter-Kali Cipinang, 20 bidang di Kelurahan Pondok Bambu, 3 bidang di Kelurahan Cipinang dan 10 bidang di Jalan Ganceng.

Satu bidang tanah di Kali Kramat-Pondok Kelapa serta 3 bidang lainnya yang sedang dalam tahapan musyawarah dengan pemilik lahan. Jika diakumulasikan, total ada 293 bidang lahan yang segera dibebaskan.

"Ini (semua) sedang berjalan tahun ini," jelasnya.

Politikus Gerindra itu menegaskan bahwa Pemprov DKI sejak tahun 2018 selalu menganggarkan dana pembebasan lahan untuk naturalisasi atau normalisasi. Kendati demikian, terjadi pengurangan anggaran akibat pandemi COVID-19 menghantam Jakarta.

"Prinsipnya Provinsi DKI Jakarta fokus serius sungguh-sungguh melakukan program-program pencegahan pengendalian banjir," tegasnya.

"Anggaran yang ada selalu kita tingkatkan memang di tahun 2020 2021 ada pengurangan akibat refocusing, akibat Pandemi COVID ada beberapa kegiatan karena keterbatasan dana itu dikurangi dan diteruskan di tahun berikutnya," sambungnya.

Lihat juga video 'Pakar Hidrodinamika Ini Larang Gubernur Anies Normalisasi Sungai':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/aud)