Pemkot Jakbar Nilai Penyebab Banjir di Kali Pesanggrahan Akibat Air Kiriman

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 09:50 WIB
Banjir merendam Kompleks Deplu, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Banjir akibat meluapnya Kali pesanggrahan.
Kali Pesanggrahan Meluap (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat mengungkapkan penyebab banjir yang terjadi di sekitar Kali Pesanggrahan, Kembangan, Jakarta Barat. Dia mengatakan penyebab banjir tersebut adalah air kiriman dari Bogor yang mengalir melalui Kali Pesanggrahan.

"Iya, iya, iya, iya, air kiriman. Dan ditambah dua hari lalu kan hujan lokal sebentar walaupun sebentar," ujar Kasi Pemeliharaan Drainase Sudin Sumber Daya Air Jakarta Barat Wawan Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (9/11/2021).

Wawan mencontohkan beberapa genangan yang terjadi, seperti di Green Garden dan Jalan Haji Briti, Kebon Jeruk. Dia menyebutkan genangan dan banjir tersebut berasal dari luapan Kali Pesanggrahan.

"Karena itu dekat kali pesanggrahan. Iya, emang semua kali pesanggrahan yang kemarin banjir genangan itu dari kali pesanggrahan," kata Wawan.

Menurutnya, luapan air dari Katulampa (Bogor) begitu tinggi, sehingga air cepat meluap. Kondisi itu diperparah oleh belum maksimalnya normalisasi bantaran kali.

"Kalau kali pesanggrahan ya kalau memang itu meluap ya mau nggak mau (meluap), karena kan hampir sebagian kali pesanggrahan itu belum di-sheet pile. Belum dinormalisasi," jelasnya.

"(Kali) masih alami. Jadi kalau ada daerah-daerah yang mungkin sejajar dengan kali pasti akan meluap. Pasti akan masuk ke situ (saluran-saluran) itu," sambungnya.

Kini pihaknya tengah membangun tanggul sementara di tiga titik aliran Kali Pesanggrahan guna menahan air agar tidak meluap. Nantinya tanggul sementara tersebut diharapkan agar air dapat tertahan sehingga tidak mudah masuk ke permukiman penduduk.

"Kita bangun tanggul sementara di tiga titik aliran yang banjir kemarin. Tiga titik itu ada di Kecamatan Kebon Jeruk semua," kata dia.

Warga Minta Kali Pesanggrahan Diperbaiki

Diberitakan sebelumnya, wilayah Jakarta Barat, tepatnya di Jalan H Briti B, Kembangan, Jakbar, sering dilanda banjir. Sebulan bisa dua kali terkena banjir. Warga sekitar pun mengeluh dan meminta pemerintah segera membenahi Kali Pesanggrahan.

Salah satu warga yang sudah tinggal selama 15 tahun di sana, Sunarto (45), membenarkan lingkungan rumahnya sering terkena banjir. Bahkan, sering air tersebut masuk ke rumahnya.

Dia menyebut adanya bangunan apartemen dekat dengan tempat tinggalnya membuat lingkungan rumahnya jadi sering banjir. Ini disebabkan resapan air di lingkungannya sangat berkurang.

"Udah sekitar 10 tahun (apartemen dibangun). Iya dulu sebelum ada apartemen mah ya jarang ya semenjak ada apartemen itu kan peresapan air berkurang," ungkap Sunarto.

Dia meminta pemerintah agar dibuatkan tanggul dan pintu air agar mengurangi banjir di lokasi ini.

"Soalnya permukaan kali sama rumah warga itu sejajar. Jadi percuma ini nggak ada tanggul," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ahmad Yani (35). Dia mengatakan, sebelum ada apartemen, di sekitar lingkungannya jarang sekali terjadi banjir. Dia menyebut saat itu banjir hanya datang ketika hujan deras.

"Karena pembangunan kan, jadi airnya kesumbat, kalau dulu jarang waktu belum ada metro, apartemen itu," kata Ahmad.

Ahmad mengatakan saat itu sudah ada janji dari pemerintah untuk memperbaiki kali Pesanggrahan. Namun hingga kini, kali tersebut belum diperbaiki.

"Berarti minta pemerintah cepat-cepat dandanin (perbaiki) kali. Ya bisa normal lagi seperti dulu," ungkap Ahmad.

Selain itu, warga lainnya, Ama (63), mengatakan sudah kehilangan banyak perabotan ketika dilanda banjir. Ama juga hanya meminta pemerintah agar Kali Srengseng cepat dirapikan.

"Ya nggak ada harapan apa-apa sih orang nggak ada perubahan. Ya pengennya kalau bisa ya itu kali dirapihin, ada tanggul. Pengennya saya gitu. Kalau gitu kan udah enak," ungkapnya.

(ain/dwia)