Bareskrim Setop Kasus Sadikin Aksa soal Abaikan OJK

Rakha Arlyanto Darmawan, Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 20:19 WIB
Sadikin Aksa
Sadikin Aksa (Dok. SA1IMI)
Jakarta -

Bareskrim Polri menghentikan penyidikan kasus dugaan pengabaian perintah tertulis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menyeret mantan Dirut PT Bosowa Corporindo, Sadikin Aksa. Penghentian kasus tersebut dikonfirmasi Bareskrim Polri.

"Benar," kata Wadirtipideksus, Brigjen Whisnu Hermawan, saat dimintai konfirmasi, Rabu (10/11/2021). Whisnu menjawab saat ditanya perihal surat SP3 kasus Sadikin Aksa yang beredar.

Dalam surat SP3 yang beredar, penghentian kasus Sadikin Aksa tertuang dalam surat nomor B/675/IX/RES.1.24./2021/DITTIPIDEKSUS tentang Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3). Surat itu ditandatangani Dirtipideksus Brigjen Helmy Santika pada 15 September 2021.

Terpisah, pengacara Sadikin Aksa, Agus Salim, menyebut salah satu alasan penghentian penyidikan. Menurutnya, penyidikan dihentikan karena kurang bukti.

"Betul sudah terbit SP3 terkait laporan dugaan tindak pidana dengan sengaja mengabaikan perintah tertulis OJK. Alasan penghentian penyidikan dikarenakan kurang cukup bukti," ucap Agus dalam keterangannya.

"Harapannya ya kegiatan keseharian Pak Sadikin bisa berjalan dengan baik tanpa ada beban terkait hal yang dipersoalkan tersebut. Lebih umumnya kepada Bosowa sebagai intensitas badan usaha akan lebih konsentrasi lagi dalam menjalankan usaha, termasuk kerja sama dengan pihak Kookmin," imbuhnya.

Baca proses penanganan kasusnya sebelum dihentikan di halaman berikutnya.

Simak juga 'Saat Tersangka Kasus Abaikan OJK Sadikin Aksa Batal Penuhi Panggilan Polisi':

[Gambas:Video 20detik]