detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Perbaikan Tanggul Hek Belum Kelar, Muncul Jebolan Baru

Marteen Ronaldo - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 11:43 WIB
Jebolan baru di Kawasan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur.  Jebolan itu mengakibatkan permukiman warga sempat terendam banjir.
Foto: Marteen Ronaldo/detikcom
Jakarta -

Terdapat titik jebolan baru di tanggul Kali Baru, kawasan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jebolnya tanggul tersebut sempat membuat air kali meluap dan membanjiri permukiman warga.

Peristiwa permukiman banjir terjadi pada Minggu (7/11) malam. Saat itu, muka air naik karena hujan di Jakarta dan Bogor.

Titik jebolan baru berada di seberang tanggul sementara dari karung, yang menyebabkan ruko dan Jalan Raya Bogor di kawasan Hek tergenang. Persisnya berada di Jl Rahayu, Kelurahan Kampung Tengah.

Jebolan baru di Kawasan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur.  Jebolan itu mengakibatkan permukiman warga sempat terendam banjir.Jebolan baru di kawasan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jebolan itu mengakibatkan permukiman warga terendam banjir. (Marteen Ronaldo/detikcom)

Pantauan di lokasi, Rabu (10/11/2021), terdapat patahan pada tanggul yang jebol. Permukaan tanggul pun jeblos dan tidak rata akibat kerusakan tersebut.

Saat ini, tidak ada air meluap ke pinggir jalan samping tanggul. Saat kejadian banjir, air meluap dan masuk ke permukiman dari jebolan tersebut.

"Iya benar kemarin itu jebol, airnya bahkan masuk ke rumah warga setinggi betis. Selain itu, lumpur banyak yang masuk ke rumah warga," kata salah seorang warga sekitar, Basri, saat ditemui, Rabu (10/11/2021).

Basri bercerita air sempat menyentuh bagian atas tanggul. Hampir keluar lewat atas tanggul.

Perbaikan tanggul di pertigaan Hek Kramat Jati, Jakarta Timur, 9 November 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)Lokasi jebolan baru berada di seberang tanggul sementara yang sedang diperbaiki. Jakarta Timur, 9 November 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)

"Airnya sudah tinggi sekali pada saat itu, sehingga masuk ke rumah warga dan ke ruas jalan raya juga tergenang," jelasnya.

Basri pun meminta agar perbaikan Tanggul Hek dilakukan dengan serius tanpa harus ditambal begitu saja.

"Jangan ditambal doang, tetapi harus diperbaiki secara menyeluruh. Coba buat beton besar seperti Situ Gintung gitu, jadi air sudah tidak bisa masuk lagi ke rumah warga, tetapi itu juga harus diperhatikan oleh pemerintah setempat," tegasnya.

(aik/aik)