Cuaca Cerah, Warga Nekat Kembali ke Lereng Merapi

Cuaca Cerah, Warga Nekat Kembali ke Lereng Merapi

- detikNews
Sabtu, 22 Apr 2006 14:01 WIB
magelang - Meski sudah diminta untuk tinggal di pengungsian selama status Gunung Merapi 'siaga', sejumlah warga nekat kembali ke rumahnya. Bahkan mereka nekat pergi ke hutan dan ladang di lereng Merapi untuk mencari rumput.Ulah sejumlah warga desa yang tinggal di kawasan rawan bencana ini sulit dicegah. "Alasan warga, mereka harus memberi makan ternak sapi dan kambing. Jadi tetap mencari rumput ke hutan," kata Agus, salah seorang petugas Satlak di Kecamatan Srumbung, Magelang, Sabtu (22/4/2006).Warga desa ini pada umumnya kembali dari tempat mereka mengungsi di Posko I, kecamatan Dukun dan Srumbung setelah melihat cuaca sekitar Merapi cerah. Warga, terutama laki-laki dewasa dan perempuan dewasa kembali naik ke dusun-dusun yang berada di kawasan paling atas. Sementara, anak-anak dan orang tua tetap berada di pengungsian. Sementara itu, berdasarkan laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, status Merapi sampai saat ini tetap dalam status 'siaga'. Berdasarkan hasil pengamatan visual ke kawasan puncak Gunung Merapi, tampak asap tebal sulvatara berwarna putih membumbung tinggi. Ketinggian asap 150 meter, emisi gas SO2 terukur 175 ton per hari dan cuaca pada umumnya cerah pada malam hingga pagi hari. Sedangkan siang dan sore, cuaca berkabut dan mendung. Hujan kemungkinan terjadi di sekitar Gunung Merapi dengan intensitas rendah. Berdasarkan data kegempaan pada 21 April 2006, tercatat gempa vulanik dangkal 18 kali, fase banyak 162 kali, guguran lava 13 kali, dan gempa tektonik 1 kali. Sementara untuk hari ini, 22 April 2006, pantauan mulai pukul 00.00 - 06.00 WIB, telah terjadi gempa vulkanik dangkal 2 kali, gempa fase banyak 4 kali dan guguran lava 2 kali. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads