Pemprov DKI Klaim Kendaraan Yang Telah Uji Emisi Melonjak Signifikan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 01:03 WIB
Mulai bulan ini kendaraan yang belum ikut uji emisi dan belum lulus uji emisi akan ditilang. Pengendara pun mulai melakukan uji emisi kendaraannya agar tak kena tilang. Seperti terlihat di kawasan Lapangan Parkir IRTI Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2021).
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatakan terjadi lonjakan jumlah kendaraan roda empat yang telah menjalani uji emisi. Lonjakan ini terjadi usai Pemprov DKI Jakarta melakukan sosialisasi serta mengumumkan wacana penerapan sanksi tilang bagi kendaraan tak lolos uji emisi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pada 2020 lalu, hanya ada sekitar 13 ribu kendaraan yang melakukan uji emisi. Kini, angkanya melonjak menjadi 300 ribu kendaraan roda empat.

"Untuk mobil angkanya sudah sekitar 300 ribu. Tapi kalau kita lihat angkanya, dari 13.000 ke 300 ribu sudah melonjak tajam dibandingkan data sebelumnya," kata Syafrin kepada wartawan, Senin (8/11/2021).

Menurut Syafrin, hal ini membuktikan minat masyarakat dalam melaksanakan uji emisi kendaraannya semakin meningkat. Sekalipun, angka 300 ribu kendaraan ini hanya sepersen dari target kendaraan roda empat yang beredar di Jakarta.

"Sekarang berdasarkan data, angkanya sudah cukup naik signifikan meski itu masih di bawah satu persen," jelasnya.

"Tetapi lebih pada bagaimana menggugah kesadaran masyarakat melaksanakan uji emisi setiap kendaraan bermotornya, sehingga pada saat kendaraan tersebut ada di jalan. Maka emisi yang dikeluarkan berada di bawah ambang batas yang diperbolehkan," sambungnya.

Lebih lanjut Syafrin menjelaskan aturan soal uji emisi telah diterbitkan sejak 2020 silam. Kemudian, di tahun 2021 Pemprov DKI mulai menggencarkan uji emisi secara masif.

"Kita melakukan relaksasi (aturan uji emisi) sehingga pelaksanaanya baru sekarang secara masif," imbuhnya.

Pemprov DKI Jakarta batal menerapkan sanksi tilang bagi kendaraan bermotor yang tidak lolos uji emisi pada 13 November mendatang. Kepala Dinas Lingkungan DKI Asep Kuswanto menuturkan penerapan sanksi tilang akan ditunda hingga tahun depan.

"Kayaknya akan kita tunda ya, karena memang dirasa kesiapan jumlah kendaraan yang sudah diuji emisi kan masih sangat sedikit, jadi akan kita tunda. Dan penundaannya sampai kapan, mudah-mudahan sih di awal Januari tahun depan," kata Asep di DPRD DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/11/2021).

Asep mengatakan Pemprov DKI akan menggencarkan sosialisasi kepada pemilik kendaraan bermotor serta penambahan lokasi uji emisi bagi kendaraan roda empat dan roda dua. Bahkan Asep menargetkan penambahan lokasi uji emisi hingga 500 bengkel.

Selain itu, Pemprov DKI berkoordinasi dengan daerah penyangga atau Bodetabek terkait penyelenggaraan uji emisi, mengingat banyak warga daerah penyangga yang beraktivitas di Ibu Kota.

Lihat juga video 'Ingat! Kendaraan Pakai Knalpot Brong Tak Akan Lulus Uji Emisi':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)