Polisi Periksa 52 Saksi Kasus Dugaan Ayah Perkosa 3 Anak, Belum Temukan Bukti

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 18:42 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan
Kombes Ahmad Ramadhan (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Polisi terus menyelidiki kasus dugaan ayah memperkosa 3 anaknya di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel). Sudah 52 saksi diperiksa, tapi polisi belum juga menemukan bukti dari kasus tersebut.

"Masalah Luwu Timur, jadi sekarang Polres Luwu Timur telah melakukan pemeriksaan terhadap 52 orang saksi," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (8/11/2021).

Ramadhan menjelaskan 52 saksi itu terdiri dari berbagai unsur. Misalnya teman kerja ibu korban hingga dokter yang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ketiga anak terduga korban.

"Ya macam-macam. Termasuk pemeriksaan terhadap ibu korban. Ada juga teman kerjanya, ada juga di situ dokter puskesmas, dokter RS Vale, 52 pokoknyalah ya," tuturnya.

Hanya, lanjut Ramadhan, meski sudah memeriksa 52 saksi, polisi belum menemukan bukti kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandung korban. Adapun polisi berencana memeriksa ketiga korban, tapi masih menunggu kesediaan ibunya.

"Nah sampai saat ini hasil pemeriksaan penyidik belum menemukan kekerasan terhadap 3 anak tersebut," kata Ramadhan.

"Masih menunggu kesediaan dari Ibu R, kapan pemeriksaan anaknya," imbuhnya.

Sebelumnya, seorang ibu berinisial RS di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), melaporkan kasus mengenai 3 anaknya yang diduga diperkosa ayah kandungnya. Polisi meminta keterangan RS.

"Sudah ada komunikasi antara penyidik dengan ibu korban. (Pemeriksaan untuk) mengambil keterangan," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/11).

Ramadhan mengatakan polisi belum menemukan bukti yang cukup di kasus ini. Jadi, kasus dugaan pencabulan ini tidak kunjung naik ke penyidikan.

"Karena belum ada bukti permulaan yang cukup untuk ditingkatkan ke penyidikan. Jadi masih tahap penyelidikan," tuturnya.

"Iya (yang LP tipe A). Jadi masih dilakukan meminta keterangan dari ibu korban, dari anak-anak yang dianggap korban, keterangan dokter pemeriksa, dan ahli-ahli. Masih berproses," sambung Ramadhan.

Lebih lanjut, Ramadhan menyampaikan kasus ini ditangani oleh Polres Luwu Timur bersama Ditreskimum Polda Sulawesi Selatan. Ramadhan memastikan proses kasus 'ayah perkosa 3 anak' akan berlangsung transparan.

"Proses tetap berjalan dan kami akan transparan untuk menyampaikan hasil penyelidikan atau penyidikan," imbuhnya.

(drg/nvl)