Bobby Copot 6 Pejabat Medan dalam 8 Bulan, Terbaru Gegara Banjir

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 12:21 WIB
Walikota Medan Bobby Nasution (Datuk Haris Molana/detikcom)
Foto: Walikota Medan Bobby Nasution (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mencopot enam orang pejabat di Medan dalam kurun 8 bulan terakhir. Para pejabat itu dicopot gara-gara berbagai masalah.

Pejabat terbaru yang dicopot Bobby adalah Kepala UPT Operasional, Pemeliharaan Jalan, dan Drainase (OPJD) Dinas Pekerjaan Umum (PU) wilayah Medan Kota, Abidin. Dia dicopot gara-gara banjir di wilayah kerjanya baru surut setelah 1 jam.

Berikut deretan pejabat dicopot Bobby dalam 8 bulan terakhir:

1. Kepala Dinas Kesehatan Medan

Pejabat pertama yang dicopot Bobby ialah Edwin. Dia dicopot dari Kepala Dinas Kesehatan Medan pada April 2021 atau 2 bulan setelah Bobby menjadi Wali Kota. Bobby menilai Edwin lambat mengatasi persoalan Corona di Medan.

"Ya (dicopot). Ini kan sudah selalu kita ingatkan. Masalah COVID-19 sudah saya sampaikan berkali-kali. Masalah COVID-19 ini penyelesaiannya adalah program utama kita juga," kata Bobby Nasution setelah melakukan sidak di Medan, Jumat (23/4/2021).

Pencopotan Edwin sempat dikritik oleh anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Romo Muhammad Syafi'i. Dia menyebut Bobby berbohong soal alasan pencopotan Edwin.

Bobby kemudian membalas serangan Romo Syafi'i. Dia menyebut Romo Syafi'i membela Edwin karena punya hubungan keluarga, yakni sebagai besan.

2. Lurah Sidorame Timur

Pejabat kedua yang dicopot Bobby adalah Lurah Sidorame Timur. Pencopotan dilakukan setelah inspeksi mendadak (sidak) di kantor Kelurahan Sidorame Timur, Medan Perjuangan. Bobby langsung mencopot lurah setempat lantaran diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap warga.

Sidak dilakukan Bobby pada Jumat (23/4/2021). Bobby datang bersama rombongannya ke Kelurahan Sidorame Timur setelah ada laporan warga soal pungli.

Dia langsung masuk dan menjumpai Lurah, Hermanto, serta Kasi Pembangunan Dina Simanjuntak. Bobby bertanya-tanya soal laporan warga itu kepada lurah. Hermanto sempat mengaku tak ada pungli.

Bobby pun geram. Dia kemudian menunjukkan bukti yang didapatnya. Hermanto sempat berkelit. Namun akhirnya dia mengaku menerima uang dari warga. Bobby langsung mencopot Hermanto dari jabatan lurah. Kasi Pembangunan di kelurahan itu juga dicopot.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.