ADVERTISEMENT

Laju Tersendat Formula E Jakarta Berujung Diusut KPK

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 12:11 WIB
Gedung baru KPK
Gedung Merah Putih KPK (Foto: Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta -

Ajang balap Formula E Jakarta dipenuhi polemik. Pasang surut kabar mengenai gelaran balap mobil tenaga listrik itu kini malah berujung pada radar KPK.

Bermula pada 20 September 2019 saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan Jakarta siap menjadi tuan rumah Formula E. Anies mengumumkannya dalam momen konferensi pers Jakarta E-Prix, di Monas, Jakarta Pusat.

Anies menyebut balapan Formula E dilangsungkan di Monas. Untuk menggelar balapan itu, lanjut Anies, akan ada rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan. Namun ketika itu Anies belum dapat memastikan detail titik yang akan mengalami penutupan karena rancangan sirkuit belum rampung.

"Intinya akan dibuat di sini, penutupan diperkirakan satu minggu," kata Anies.

Formula E di Monas Terkendala Izin

Lima bulan setelahnya, penyelenggaraan Formula E di Monas terkendala perizinan. Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) tidak menyetujui rencana Anies menggelar Formula E di kawasan Monas. Sekretaris Kemensetneg Setya Utama menyebut ada berbagai pertimbangan, salah satunya soal cagar budaya.

"Formula E nanti saya sampaikan rapat Komrah (Komisi Pengarah), bahwa Komrah tidak menyetujui apabila dilaksanakan di dalam area Monas, dengan banyak pertimbangan, di sana ada cagar budaya, ada pengaspalan," kata Sekretaris Kemensetneg, Setya Utama, di kantornya, Jl Majapahit, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

Ramai soal penolakan itu, Anies kemudian menemui Presiden Jokowi. Didampingi Kadis Bina Marga DKI Jakarta kala itu Hari Nugroho, Anies membahas tindak lanjut Formula E yang akhirnya diizinkan di Monas oleh Komisi Dewan Pengarah.

"Ini kita lagi ada beberapa alternatif, nanti saja deh, nunggu rencananya insyaallah Pak Gubernur mau ketemu Pak Presiden malam ini," kata Hari di gedung Balai Kota, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2020).

Anies, menurut Hari, akan meminta kejelasan terkait catatan tertulis dalam surat keputusan yang dikeluarkan Komisi Pengarah. Namun dia tidak menyebut secara rinci.

"Nah gini, artinya kan dibolehkan tapi kan ada beberapa catatan. Nanti Pak Gubernur mau minta penjelasan catatan itu kira-kira apa saja," ujarnya.

"Kan ada beberapa hal yang harus ditanya lagi. Nanti saja deh, nunggu Pak Gubernur ketemu Pak Presiden. Saya nggak bisa kasih statement sebelum keputusan final. Nanti kalau sudah final, baru kita rilis," lanjut Hari.

Dalam pertemuan itu, menurut Hari, Anies juga akan memperkenalkan dua skema rute formula E yang sudah ditinjau oleh pihak penyelenggara FIA bersama JakPro. Dua skema itu yakni Silang Monas dan kawasan GBK atau Gelora Bung Karno.

"Kan ada dua pilihan, kalau seandainya tidak diperbolehkan di Monas, kan di area GBK. Tapi, kalau diperbolehkan di Monas, ya kita tindak lanjuti," ucapnya.

Uji Coba Aspal

Aspal untuk sirkuit Formula E kemudian diuji coba di Monas. Lokasi pengaspalan itu berada di Monas bagian timur.

Pantauan Sabtu (22/2/2020), uji coba pengaspalan itu dilakukan di area Monas sisi timur yang berdekatan dengan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Terlihat aspal yang dibuat tidak terlalu panjang.

Aspal itu hanya menutup sebagian kecil coneblock yang berada di area tersebut. Terlihat pengaspalan itu terdiri atas dua lapisan. Tidak ada aktivitas pengerjaan apa pun di sekitar area aspal tersebut.

Deputy Director Communications Formula E JakPro Hilbram Dunar membenarkan aspal di area Monas sisi timur itu merupakan uji coba aspal untuk sirkuit Formula E. Ia mengatakan pengaspalan dilakukan dengan dua metode, sandsheet dan geotextile.

Akhirnya Formula E 2022 Batal di Monas

JakPro memastikan Formula E di DKI Jakarta tetap berlanjut dengan menyiapkan lima lokasi atau venue pengganti Monas.

"Venue yang jelas bukan di Monas, itu saja clue-nya," kata Direktur JakPro, Gunung Kartiko, kepada wartawan, Rabu (6/10).

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun membocorkan sedikit calon venue Formula E. Opsi yang muncul, yakni balap Formula E digelar di Pulau Reklamasi.

"Macam-macamlah (lokasinya), di antaranya di Senayan, di Pantai Maju Bersama, dan lain-lain," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Kendati demikian, Riza memastikan nantinya JakPro sebagai penyelenggara Formula E di Ibu Kota akan mengecek lokasi-lokasi tersebut. Riza menegaskan Formula E tak digelar di Monas.

"Tadi disampaikan oleh Direktur JakPro tidak di Monas, ada lima alternatif nanti akan dicek lokasinya," ujarnya.

Lihat Video: KPK Selidiki Formula E, Riza: Kami Hormati Proses Hukum

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT