Sukseskan Forum G20, Kemnaker Beri Pelatihan ke Liaison Officer

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 06 Nov 2021 22:32 WIB
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan melakukan kesiapan untuk menyukseskan penyelenggaraan Forum G20 Empowering Working Group (EWG) dan Labour Employment Ministerial Meeting (LEMM) Tahun 2022. Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas Liaison Officers (LO) dan panitia penyelenggara.

Dalam hal ini, Kemnaker memberikan pembekalan dan pelatihan bagi para LO dan panitia. Dengan demikian mereka dapat meningkatkan kapasitasnya saat melaksanakan tugasnya masing-masing.

Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan bendera Kepresidensian G20, terutama EWG telah diserahkan Italia kepada Indonesia pada 3 November 2021. Oleh karena itu, segala pelaksanaan G20 terutama EWG dan LEMM 2022 sudah menjadi tanggung jawab Indonesia.

"Pesan Presiden Jokowi bahwa kita bukan hanya sebagai pemimpin sidang, tapi kita memimpin G20. Kita harus memimpin, tentunya harus memiliki kapasitas sebagai seorang pemimpin," kata Anwar dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/11/2021).

Dikatakan Anwar, kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah bukan hanya dinilai dari lancarnya penyelenggara sidang online dan offline. Namun, kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah juga diukur dari kemampuan mengusung isu-isu atau tema yang menjadi sebuah rekomendasi, policy maupun community.

"Saya ingin mengingatkan kesuksesan kita untuk mengawal bagaimana tema yang sudah kita godok dan terus dimatangkan ini, akan menjadi komitmen dari negara-negara G20 untuk bisa bersama-sama mengawalnya," katanya.

Terkait hal ini, ia berharap para LO dapat memahami seluruh informasi tentang Indonesia dan kedaerahan (lokal) mulai dari adat istiadat hingga kuliner khas Indonesia. Dengan demikian, para tamu merasa puas dengan pelayanan Indonesia sebagai tuan rumah.

"Saya juga ingin sejak tamu sejak datang dari pesawat hingga diantarkan ke tangga pesawat, hanya punya satu, yaitu satu kesan tentang Indonesia. Saya sangat puas dengan apa yang dilakukan Indonesia sebagai tuan rumah," katanya.

Sementara itu Staf Khusus Menaker, Hindun Anisah, mengingatkan LO dan panitia penyelenggara harus menguasai lokasi Forum G20 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Sebab, merekalah yang akan memperkenalkan lokasi kepada para delegasi Forum G20 pada September 2022.

"Saya kira kerja sama yang solid dan juga selalu berkoordinasi serta berkolaborasi demi kesiapan sebaik mungkin sehingga kita akan bekerja lebih keras agar Forum G20 berjalan sukses," katanya.

Sedangkan Kepala Biro Kerja Sama Kemnaker, Muhammad Arif Hidayat, mengatakan pada kegiatan ini, para calon LO akan memperoleh pembekalan dan pelatihan. Hal ini mengenai teknik komunikasi pendampingan delegasi dan pelayanan keprotokolan pada konferensi Internasional untuk para calon LO. Ada pula pelatihan soal pelayanan fasilitas diplomatik, pelayanan kekonsuleran dan pengelolaan media asing untuk panitia penyelenggara acara.

"Tujuan acara ini menyiapkan Tim LO agar memberikan pelayanan yang excellent kepada para delegasi LEMM G20 Tahun 2022 dan menyiapkan panitia penyelenggara acara agar dapat menyelenggarakan acara dengan sebaik-baiknya," tutupnya.

Sebagai informasi, hadir memberikan pembekalan dan pelatihan TASK (Talent, Attitude, Skill and Knowledge) antara lain Nurul Sofia (Wakil Koordinator Satgas G20); John Tjahjanto Boestami (Direktur Fasilitas Diplomatik Kemlu); dan Prasetyo Hadi (Direktur Konsuler Kemlu); Novan Ivanhoe (Direktorat Informasi dan Media Kemlu); Theodorus Satrio Nugroho (Direktorat Protokol Kemlu); dan Goghot Pragota (Direktorat Protokol Kemlu).

(fhs/ega)