Buntut Kasus Penganiayaan Kace, 2 Petugas Rutan Bareskrim Disanksi

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 05 Nov 2021 15:48 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan
Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Bripka Wandoyo Edi dan Bripda Saep Sigit, penjaga Rutan Bareskrim Polri terbukti melanggar disiplin usai adanya kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece alias Kace oleh Irjen Napoleon. Keduanya kini dikenakan sanksi.

"Hasil sidang disiplin pelanggaran disiplin terhadap 2 anggota jaga tahanan pada tanggal 3 November 2021 telah memberikan sanksi penempatan khusus (patsus) selama 7 hari di Div Propam Polri," kata Kabag Penum Disivi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Jumat (5/11/2021).

Menurut Ramadhan, keduanya bukan ditahan sebagaimana bentuk hukuman bagi pelanggar tindak pidana. Keduanya diketahui hanya melanggar disiplin sewaktu menjalani tugas.

"Bukan ditahan. Kalau ditahan itu kan tindak pidana. Tapi ini istilahnya penempatan khusus. Kalau tahanan itu dia pidana, dia kan bukan melanggar pidana tapi melanggar disiplin," papar Ramadhan.

Seperti diketahui, Polri menyampaikan hasil pemeriksaan internal terkait peristiwa pemukulan oleh Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece alias Kace di sel tahanan Rutan Bareskrim.

Untuk diketahui, Kace ditahan dengan status tersangka penistaan agama, sementara Napoleon ditahan dalam status terdakwa kasus penerimaan gratifikasi red notice Djoko Tjandra.

Simak berita selengkapnya pada halaman berikut.

Saksikan juga 'Polri Sebut Kece Tak Cabut Laporan, Cuma Minta Maaf ke Irjen Napoleon':

[Gambas:Video 20detik]