BEM Kecam Dosen Unri Diduga Cium Mahasiswi di Kampus: Pelecehan!

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 19:36 WIB
Dugaan pelecehan seksual menimpa mahasiswi di Universitas Riau (Unri) angkatan 2018. Dugaan pelecehan seksual itu viral dan beredar di WhatsAap Grup (WAG). (Screenshot video viral)
Dugaan pelecehan seksual menimpa mahasiswi di Universitas Riau (Unri) angkatan 2018. Dugaan pelecehan seksual itu viral dan beredar di WhatsAap Grup (WAG). (Screenshot video viral)
Pekanbaru -

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri) mengaku sudah menerima aduan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus. BEM mengecam tindakan dosen terjadi saat bimbingan skripsi.

"Pascapelantikan (pelantikan Ketua BEM periode 2021-2022) hari ini, kawan-kawan menyampaikan ke kita. Terkait pelecehan seksual yang terjadi," terang Ketua BEM Unri, Kaharudin, kepada detikcom, Kamis (4/11/2021).

Kahar kemudian menanyakan soal duduk kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Korban bercerita soal kronologi pelecehan seksual yang dialami.

"Hari ini kami mengecam keras tindakan pelecehan seksual di lingkungan kampus ini. Kita sampaikan ke korban sampaikan saja," katanya.

Atas tindakan itu, BEM Unri mengecam keras tindakan sang dosen. Apalagi dilakukan saat korban melakukan bimbingan skripsi di kampus.

"Kita tidak membenarkan ini karena nilai-nilai adat kita tinggi. Ini pelecehan sudah terhadap kawan-kawan," katanya.

Kahar mendapat laporan korban dicium oleh sang dosen. Dia menyebut tindakan sang dosen telah melanggar norma hukum.

Sebelum memutuskan buka suara, korban mengaku sangat ketakutan dan trauma. Ia kemudian berdiskusi hingga akhirnya memilih buka suara dan menceritakan kronologi ke media sosial Himpunan Mahasiswa.

"Kita lindungi korban, kita akan dampingi korban. Harapannya ini berdiri satuan gugus khusus, rektor harus bersikap dan memberikan sanksi kepada pelaku, usut tuntas," katanya tegas.

Simak pengakuan korban terkait dugaan pelecehan seksual yang terjadi saat bimbingan skripsi di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Heboh Kasus Pelecehan Seksual: Pamer Kelamin-Begal Payudara':

[Gambas:Video 20detik]