Pembunuhan Pria di Hutan Kota Bekasi Direncanakan, Pelaku Utama Diburu

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 16:51 WIB
Polisi merilis pelaku pembunuhan di Bekasi
Polisi menangkap pelaku pembunuhan di Bekasi (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah mengungkap kasus penemuan mayat pria berinisial AD (23) yang ditemukan dengan kondisi tangan terikat di Hutan Kota Bekasi, Jawa Barat. Mayat itu dipastikan merupakan korban pembunuhan berencana.

"Kasus ini adalah kasus pembunuhan berencana dengan tersangka utama DPO inisial P," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/11/2021).

Dua orang pelaku berinisial B dan AW telah berhasil ditangkap polisi. Namun pelaku berinisial P yang berperan sebagai otak pembunuhan kini masih buron.

Yusri mengatakan tindakan pembunuhan berencana pelaku P berawal saat dia mengajak korban berinisial AD (23) untuk bertemu di Hutan Kota Bekasi pada Minggu (24/10). Saat itu korban diajak mabuk oleh pelaku di lokasi.

"Kemudian pada saat mabuk itulah kemudian si P melaksanakan niatnya untuk menghabisi AD bersama teman-teman dengan peran masing-masing," terang Yusri.

Dua pelaku B dan AW berperan dalam mengikat korban dengan tali dan memukul korban dengan tangan kosong. Namun, pelaku inisial P berperan dalam menghabisi nyawa korban dengan memukul wajah AD menggunakan batu.

"Dipukul dengan menggunakan batu oleh P dari hasil visum, menghantam kepala korban sehingga meninggal dunia dan kemudian korban sempat ditutup pakai ranting," ujar Yusri.

Pelaku Utama Diimbau Menyerah

Pelaku B dan AW berhasil ditangkap polisi pada Kamis (28/10). Polisi pun telah memberikan ultimatum kepada pelaku P untuk segera menyerahkan diri.

"Kami kasih waktu untuk segera mungkin menyerahkan diri karena identitas sudah kita ketahui. Karena ini adalah otak daripada pembunuhan berencana terhadap korban," tutur Yusri.

Kedua pelaku ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Handik Zusen, Kompol Herman Edco Simbolon, Kompol Noor Marghantara, AKP Tomy Haryono, AKP Dimitri Mahendra Kartika, dan AKP Rulian Syauri.

Kedua pelaku kini ditahan di Polda Metro Jaya. Keduanya dijerat dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, dan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal pidana mati atau seumur hidup.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan pada Rabu (27/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi mayat hampir membusuk dengan tangan terikat.

(ygs/mea)