TB Hasanuddin: Gatot Nurmantyo Jujur Nilai Sosok Andika Perkasa

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 13:30 WIB
Cagub Jabar TB Hasanuddin menjalani syuting Blak-blakan DCandidate detikcom di Jakarta
TB Hasanuddin (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sempat bercerita terkait calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang selalu melebih ekspektasi dirinya. Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP, TB Hasanuddin, menyebut penilaian Gatot kepada Andika benar adanya.

"Benar. Pak Gatot jujur melihat sosok Pak Andika," kata TB Hasanuddin saat dihubungi, Kamis (4/11/2021).

Purnawirawan Mayjen TNI ini menyebut sosok Andika memang selalu melebihi ekspektasi. Selain itu, menurutnya, Andika selama menjadi perwira selalu berintegritas tinggi.

"Menurut saya memang Jenderal Andika seperti itu, seorang perwira yang punya integritas yang tinggi," katanya.

Sosok Andika di Mata Gatot

Sebelumnya, Gatot Nurmantyo punya kenangan baik atas sosok Jenderal TNI Andika Perkasa, yang dipilih Presiden Jokowi menjadi calon Panglima baru. Gatot menyebut Andika Perkasa selalu melebihi ekspektasinya.

"Kalau beliau diberi tugas, beliau menyelesaikan dengan baik, melebihi dari yang saya berikan kepada lainnya. Saya sebagai pimpinan memberikan tugas kepada seseorang, apabila bisa selesaikan tugas melebihi dari apa yang saya harapkan, saya pikir itu sudah kompetensi yang sangat luar biasa," kata Gatot Nurmantyo dalam tayangan YouTube tvOneNews, Kamis (4/11/2021).

Gatot Nurmantyo menyebut Andika Perkasa sudah tepat dipilih menjadi calon Panglima TNI baru dari segi kompetensi, profesionalisme, dan regenerasi TNI. Gatot sampai pernah mengajukan Andika Perkasa naik pangkat mendahului teman-temannya meskipun pada akhirnya tidak kesampaian.

"Ya, saya waktu bersama-sama Jenderal Andika Perkasa itu, waktu beliau masih letkol dan di Kodiklat, saya sebagai Dankodiklat," kata Gatot.

"Saya tidak perlu menjelaskan secara detail, tetapi saya pada saat itulah yang mengajukan Pak Andika untuk bisa naik pangkat mendahului teman-temannya menjadi kolonel. Tetapi, karena sesuatu hal, saya gagal menaikkan beliau sebagai kolonel. Jadi ini sudah saya sampaikan bahwa berdasarkan kompetensi dan profesionalisme, saya tahu persis beliau punya keunggulan-keunggulan sendiri," ujarnya.

Jokowi Pilih Andika Jadi Panglima

Presiden Jokowi sebelumnya mengusulkan nama KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI melalui surat presiden (surpres). Ketua DPR Puan Maharani mengumumkan lembaganya menerima surpres berisi pengajuan calon Panglima TNI dari Jokowi.

"Presiden mengusulkan satu nama calon Panglima TNI," kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/11).

"Atas nama Jenderal TNI Andika Perkasa," imbuh Puan.

Simak video 'Andika Perkasa, Pilihan Jokowi dan Sejumlah Faktanya':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/gbr)