Cerita Gatot Gagal Naikkan Pangkat Andika Perkasa Jadi Kolonel

ADVERTISEMENT

Cerita Gatot Gagal Naikkan Pangkat Andika Perkasa Jadi Kolonel

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 10:46 WIB
Jenderal Gatot Nurmantyo saat hadiri acara Blak-blakan bersama detikcom
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo punya kenangan tersendiri terhadap sosok calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gatot bercerita soal kompetensi hingga cerita dirinya gagal menaikkan pangkat Andika Perkasa.

Dalam rekaman YouTube tvOneNews seperti dikutip Kamis (4/11/2021), Gatot awalnya menyatakan menyambut baik Presiden Jokowi memilih Andika Perkasa menjadi Panglima TNI. Keputusan Jokowi disebut Gatot tepat dari segi kompetensi, profesionalisme, dan regenerasi TNI. Gatot kemudian menjabarkan sejumlah tantangan untuk Andika versinya.

"Kurang-lebih beliau 1 tahun ke depan, suatu waktu yang sangat relatif singkat Pak Andika dihadapkan berbagai tantangan yang tidak ringan yang terkait dengan dinamika lingkungan strategis, khususnya tentang dinamika dalam negeri kita, seperti masalah Papua," ujar Gatot.

Tantangan lain untuk Andika, kata Gatot, berkaitan dengan masalah belum tuntasnya pembangunan pulau-pulau terluar, seperti Natuna hingga Morotai. Menurut Gatot, penyelesaian tantangan ini bisa dikebut dalam 1 tahun.

Soal Papua, Gatot yakin Andika Perkasa adalah sosok yang cerdas. Gatot mengaku amat memahami kredibilitas Andika Perkasa.

"Ya tentunya penentuan Pak Andika menjadi Panglima TNI ini berdasarkan persepsi Presiden sendiri tentang tantangan ke depan yang mendapat prioritas, ini tentunya Presiden yang tahu. Tapi berdasarkan apa yang saya sampaikan dalam dekade terakhir ini adalah masalah Papua karena masalah Papua ini harus diselesaikan dengan cara yang benar-benar sistematis, kemudian terarah, terkonsep dengan benar, sehingga mencapai tujuan tanpa menimbulkan gejolak-gejolak yang lebih dan saya yakin itu Pak Andika akan... saya yakin bahwa Pak Andika bukan Panglima yang bodoh. Tidak akan membiarkan musuh untuk berkonsolidasi. Itu keyakinan saya. Saya tahu persis tentang kredibilitas Pak Andika tentang ini," kata Gatot membeberkan.

Mantan Panglima TNI itu kemudian bercerita tentang sosok Andika di matanya. Gatot bercerita sempat mengajukan Andika Perkasa naik pangkat, namun karena hal-hal tertentu keinginan itu pupus.

"Ya, saya waktu bersama-sama Jenderal Andika Perkasa itu, waktu beliau masih letkol dan di Kodiklat, saya sebagai Dankodiklat. Saya tidak perlu menjelaskan secara detail, tetapi saya pada saat itulah yang mengajukan Pak Andika untuk bisa naik pangkat mendahului teman-temannya menjadi kolonel. Tetapi karena sesuatu hal, saya gagal menaikkan beliau sebagai kolonel. Jadi ini sudah saya sampaikan bahwa berdasarkan kompetensi dan profesionalisme, saya tahu persis beliau punya keunggulan-keunggulan sendiri," ujarnya.

Lalu, apa saja keunggulan Jenderal Andika Perkasa di mata Gatot? Gatot tak memerinci secara detail, tetapi Andika, katanya, selalu melebihi ekspektasi Gatot.

"Singkatnya, kalau beliau diberi tugas, beliau menyelesaikan dengan baik melebihi dari yang saya berikan kepada lainnya. Saya sebagai pimpinan memberikan tugas kepada seseorang apabila bisa selesaikan tugas melebihi dari apa yang saya harapkan saya pikir itu sudah kompetensi yang sangat luar biasa," ujar Gatot.

Simak video 'Andika Perkasa, Pilihan Jokowi dan Sejumlah Faktanya':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT