PKB Dukung Jerinx Duta Antinarkoba: Basis Fansnya Kuat!

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 10:45 WIB
Anggota DPR PKB Cucun Ahmad Syamsurijal
Foto: Cucun Ahmad Syamsurijal (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendukung keputusan BNN Provinsi Bali mengangkat I Gede Ari Astina, atau dikenal Jerinx SID, menjadi duta antinarkoba. Cucun menilai Jerinx memiliki basis fans yang kuat, sehingga diyakini dapat mendukung pencegahan narkoba.

"Penunjukan Jerinx SID sebagai duta antinarkoba BNN Bali bagi saya sah-sah saja untuk dilakukan. Jerinx, dengan segala kontroversinya, mempunyai basis fans yang cukup kuat," kata Cucun kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Cucun juga mengulas keterlibatan Jerinx dalam berbagai isu sosial, seperti penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa. Menurut Cucun, aksi Jerinx terbukti dapat menarik simpati anak muda.

"Keterlibatannya dalam berbagai isu sosial, seperti aksi penolakan reklamasi Teluk Benoa atau penolakannya terhadap pengetatan tempat wisata selama COVID-19 karena merugikan pelaku wisata di Bali, membuat banyak simpati anak muda, khususnya di wilayah Bali untuk dirinya," ucapnya.

Lebih lanjut, anggota DPR dari Fraksi PKB itu juga meyakini fakta-fakta terkait kasus yang menjerat Jerinx tidak akan mempengaruhi efektivitas kampanye antinarkoba. Jerinx pun, menurutnya, sudah menjalani hukuman dengan baik.

"Terkait dengan kasus hukum Jerinx bagi saya tidak akan banyak berpengaruh karena Jerinx dihukum karena persoalan sikap dia terhadap sebuah kebijakan, bukan kasus kriminal. Selain itu Jerinx sudah menjalani masa hukumannya dengan baik. Saya mendukung keputusan BNN dalam memilih Jerinx sebagai Duta Antinarkoba," pungkas Cucun.

Selain itu, Cucun mengingatkan bahaya narkoba bagi anak-anak muda Indonesia. Ketua DPP PKB itu menilai salah satu cara efektif untuk mencegahnya adalah dengan penggunaan publik figur dalam mengkampanyekan bahaya narkoba.

"Saya menilai saat ini peredaran narkoba di Indonesia kian mengkhawatirkan. Salah satu indikatornya adalah masih seringnya para pesohor yang terjebak kasus penyalahgunaan narkoba. Hal itu menunjukkan di lapangan masih banyak anak-anak muda kita yang terjerat kasus ini," papar Cucun.

"Bagaimana metode dan bentuk kampanyenya saya rasa perlu terus di-update dari waktu-waktu. Penggunaan publik figur termasuk salah satu metode yang cukup efektif untuk mengampanyekan bahaya narkoba," imbuhnya.

Simak video 'Jerinx, Kontroversi dan Duta Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]



(zak/gbr)