Polisi Usut Dugaan Penimbunan Bikin BBM Langka di Deli Serdang, Ini Hasilnya

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 17:02 WIB
Papan penanda Bahan Bakar Minyak (BBM) solar habis terpasang di SPBU yang tutup, kawasan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/10/2021). Tutupnya SPBU tersebut diduga karena keterlambatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) khususnya di wilayah Medan dan Deliserdang beberapa pekan terakhir. ANTARA FOTO/FRANSISCO CAROLIO/rwa.
Ilustrasi SPBU di Sumut (Foto: ANTARA FOTO/Fransisco Carollio)
Deli Serdang -

Polresta Deli Serdang mengusut dugaan dugaan penimbunan BBM jenis Premium. Hal itu dilakukan usai BBM jenis tersebut sulit didapat masyarakat selama 2 bulan terakhir.

Polisi mengatakan pengecekan dilakukan ke setiap SPBU di Deli Serdang. Apa hasilnya?

"Polresta Deli Serdang akan menindak tegas apabila ada oknum atau kelompok yang berusaha melakukan penimbunan BBM sebab aturan hukumnya sudah ada bila ada yang menimbun yaitu Undang-Undang Migas," kata Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi, kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M Firdaus, mengatakan pihaknya juga meminta keterangan dari pihak Pertamina. Hasilnya, belum ada indikasi dugaan penimbunan BBM.

"Pertamina memberikan Pertalite ke SPBU dengan harga khusus bagi pengguna roda dua, roda tiga, angkutan kota dan taksi berpelat nomor warna kuning yang diterapkan di wilayah hukum Polresta Deli Serdang," ujar Firdaus.

Pada Oktober lalu, warga di sejumlah wilayah di Sumut berteriak gara-gara BBM langka. Salah satu warga di Deli Serdang, Andi, menyebut BBM bak menghilang dari SPBU di wilayah sekitar Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa.

Kelangkaan BBM juga terjadi di Batu Bara, Asahan, serta Medan. Pertamina sendiri mengklaim stok aman.

(haf/haf)