Kasus Sabu Ardi Bakrie-Nia Ramadhani Masih Diteliti Jaksa, Kapan Sidang?

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 12:20 WIB
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditampilkan berbaju tahanan terkait kasus narkoba (Yogi/detikcom)
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditampilkan berbaju tahanan terkait kasus narkoba (Yogi E/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan masih meneliti berkas perkara kasus penyalahgunaan narkotika artis Nia Ramadhani-Ardi Bakrie. Berkas itu masih diteliti jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

"Saat ini sedang tahap penelitian berkas (pra-penuntutan) oleh jaksa peneliti," kata Kasi Pidum Kejari Jakpus Nur Winardi kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Nur memastikan pihaknya tetap akan menindaklanjuti berkas perkara Nia Ramadhani-Ardi Bakrie walaupun sudah direhabilitasi. Kata Nur, tindak lanjut perkara ini sesuai dengan prosedur yang ada.

"Semua perkara tentu akan kita tindak lanjuti sesuai prosedur yang ada," katanya.

Kendati demikian, Nur belum memastikan kapan berkas perkara Nia Ramadhani-Ardi Bakrie dilimpahkan untuk disidangkan.

"Ya tidak mau berandai-andai, karena sedang diteliti," ungkapnya.

Aturan Jaksa Agung soal SOP Penanganan Perkara

Jika dilihat pada Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: PER-036-A-JA/09/2011 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum menerangkan bahwa tim jaksa peneliti akan meneliti kelengkapan berkas yang tangani untuk menentukan apakah berkas sudah sesuai dengan syarat formil dan materiil. Aturan tentang SOP ini ada di bagian 4 Pasal 12.

Jika berkas sudah dinyatakan lengkap, nantinya akan dinyatakan P21. Akan tetapi, jika belum lengkap, jaksa akan memberikan petunjuk kepada penyidik untuk dilengkapi dalam waktu 14 hari.

"Apabila berdasarkan hasil penelitian penuntut umum terhadap berkas perkara ditemukan adanya kekurangan, dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diterimanya berkas perkara, penuntut umum memberitahukan hal tersebut kepada penyidik, dan dalam waktu 14 (empat belas) hari sejak diterimanya penyerahan tahap pertama, penuntut umum mengembalikan berkas perkara tersebut disertai petunjuk yang harus dilengkapi," berikut bunyinya seperti dilihat.

Dalam aturan itu juga disebut penyidik suatu perkara wajib segera melakukan penyidikan tambahan sesuai dengan petunjuk dari penuntut umum dan dalam waktu 14 hari sejak tanggal penerimaan berkas yang telah diberi petunjuk oleh penuntut umum, penyidik harus sudah menyampaikan kembali berkas perkara tersebut kepada penuntut umum.

Apabila jaksa tak kunjung melengkapi berkas perkara sesuai tenggat 14 hari itu, penyidikan tidak sah. Hal tersebut harus diberitahukan ke penyidik.

"Apabila dalam waktu 14 (empat belas) hari, penyidik belum menyampaikan kembali berkas perkara yang telah dilengkapi sesuai petunjuk penuntut umum, penyidikan tambahan yang dilakukan oleh penyidik menjadi tidak sah, karena tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 138 ayat (2) KUHAP, dan untuk itu agar memberitahukannya kepada penyidik," berikut bunyinya.

Lihat juga video 'Berkas Perkara Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Dilimpahkan ke Kejaksaan':

[Gambas:Video 20detik]