Kompolnas Puji Kapolri Copot 7 Pejabat Polisi: Momentum Reformasi Struktur

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 06:14 WIB
Poengky Indarti
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuktikan komitmennya yang akan 'memotong kepala' jika tak becus dalam membina 'ekornya' dengan mencopot 7 pejabat Polri. Langkah tegas Kapolri itu diapresiasi oleh Kompolnas.

"Pencopotan 6 Kapolres dan 1 Direktur untuk pemeriksaan karena dugaan ada kesalahan yang mereka lakukan atau mereka sebagai pimpinan gagal memberikan teladan atau mengawasi anggota untuk tidak melakukan pelanggaran yang mengakibatkan protes masyarakat," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).

"Pencopotan tersebut wujud ketegasan Kapolri. Kompolnas juga melihat hal ini sebagai momentum Polri untuk melaksanakan reformasi kultural Polri secara konsekuen," tambahnya.

Poengky menilai pencopotan tersebut harus menjadi pelajaran dan efek jera bagi pejabat kepolisian lainnya. Dia berharap leadership para pimpinan Polri dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dengan memberikan teladan, membina, membimbing, dan mengawasi bawahan dan keluarganya.

"Pimpinan juga tidak boleh arogan, tidak boleh menggunakan kekerasan berlebihan, harus turun ke lapangan, dan harus bisa membina dan membimbing tidak saja anggota, melainkan juga keluarganya," ucapnya.

Dia juga berharap bahwa sikap tegas ini bisa terus dijaga secara konsisten. Menurutnya, pengawas internal Polri harus mampu meningkatkan pengawasan secara pro-aktif, profesional dan mandiri.

Seperti diketahui, Jenderal Sigit mencopot 7 pejabat Polri yang berpangkat satu Kombes dan enam AKBP. Pencopotan ini tertuang dalam telegram yang ditandatangani oleh AS SDM Polri Irjen Wahyu Widada atas nama Kapolri.

Pencopotan satu Kombes tersebut terdapat dalam surat telegram nomor ST/2279/X/KEP./2021 per tanggal 31 Oktober 2021. Sedangkan, enam AKBP dicopot dalam telegram nomor ST/2280/X/KEP./2021 tanggal 31 Oktober 2021. Kedua telegram itu ditandatangani oleh AS SDM Polri Irjen Wahyu Widada atas nama Kapolri.

Tujuh pejabat kepolisian yang dicopot di beberapa wilayah jajarannya, yaitu:

1. Kombes Pol Franciscus X. Tarigan, Dirpolairud Polda Sulbar ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

2. AKBP Deni Kurniawan, Kapolres Labuhan Batu Polda Sumut ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

3. AKBP Dedi Nur Andriansyah, Kapolres Pasaman Polda Sumbar ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

4. AKBP Agus Sugiyarso, Kapolres Tebing Tinggi Polda Sumut ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

5. AKBP Jimmy Tana, Kapolres Nganjuk Polda Jatim ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

6. AKBP Saiful Anwar, Kapolres Nunukan Polda Kaltara ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

7. AKBP Irwan Sunuddin, Kapolres Luwu Utara Polda Sulsel ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

Lihat juga video 'Polisi yang 'Palak' Sopir Truk dengan Sekarung Bawang di Banten Dimutasi!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: