Harimau Tewaskan 2 Warga Ditemukan Mati di Penampungan BKSDA Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 23:03 WIB
Seekor harimau masuk di Merangin Jambi masuk perangkap
Harimau di Jambi (Foto: dok. Istimewa)
Merangin -

Seekor harimau Sumatera yang menerkam 2 warga hingga tewas di Kabupaten Merangin, Jambi, ditemukan mati terbujur kaku di penampungan satwa milik BKSDA Jambi. Harimau dewasa itu ditemukan mati saat hendak diberi makan.

"Jadi kalau penyebab kematiannya harimau ini belum bisa kita simpulkan karena ini dari pihak dokter nya yang akan menjelaskan besok. Ketahuan matinya harimau ini saat tim dokter akan berikan makanannya pada pagi hari, ternyata sudah mati," kata Kepala TU BKSDA Jambi Teguh Sriyanto saat dihubungi detikcom, Selasa (2/11/2021).

Teguh menyampaikan harimau dengan panjang 2 meter berjenis kelamin betina ini telah diberikan pengobatan dan makanan cukup. Pihaknya, jelas Teguh, mengaku merawat harimau itu dengan baik sejak ditemukan dalam kondisi kaki terluka dan tubuh yang kurus kekurangan gizi.

"Di tempat ini kan tim dokter yang merawat harimau ini kan selalu mengecek kondisinya. Awalnya baik-baik saja, apalagi jam 2 malam kemarin saat tim dokter coba lakukan pengecekan kondisi, Harimau ini juga masih respons baik. Tetapi jika penyebabnya kita belum bisa pastikan karena mungkin dapat disampaikan oleh tim medisnya saja," ujar Teguh.

Harimau itu sudah dirawat selama 2 pekan. Namun nyawanya tak tertolong.

"Kondisi harimau ini kan kita sudah mengetahui, dimana tubuhnya kurus, kaki terluka, pokoknya sangat memprihatinkan. Namun apakah ini karena sakit atau apa penyebabnya kita belum bisa simpulkan," lanjut Teguh.

Terkam Warga

Harimau itu disebut-sebut menerkam 2 warga di Kecamatan Renahpembarap, Merangin. Harimau diduga menyerang warga yang tengah mencari sinyal ponsel di bukit.

Harimau tersebut kemudian dapat diamankan usai masuk perangkap tim BKSDA. Selanjutnya, harimau Sumatera itu dievakuasi petugas ke lokasi tempat penyelamatan satwa BKSDA Jambi pada 17 Oktober 2021.

(isa/isa)