Propam Klaim Jumlah Pelanggaran Polisi Turun Ribuan di 2021, Ini Daftarnya

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 19:51 WIB
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (dok. Propam Polri)
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (dok. Propam Polri)
Jakarta -

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri mengklaim jumlah polisi nakal yang melakukan pelanggaran sepanjang 2021 menurun dibandingkan tahun lalu. Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo menyebut klaim itu didasari data yang dihimpun hingga Oktober 2021.

"Divisi Propam Polri menyatakan pelanggaran yang dilakukan sejumlah anggota polisi cenderung menurun dibandingkan tahun 2020 lalu. Hal itu berdasarkan data terakhir sampai dengan periode Oktober 2021," ujar Sambo melalui keterangan tertulis, Selasa (2/11/2021).

Sambo membeberkan sejumlah strategi yang dilakukan Propam untuk menekan jumlah pelanggaran oleh anggota Polri. Sambo menyatakan akan terus menekan angka pelanggaran yang dilakukan anggota Polri pada waktu mendatang.

"Hasil dari kajian akademisi ada hal-hal yang dapat dilakukan oleh jajaran Propam Polri di wilayah, Propam Polri menerapkan strategi preemtif dan preventif untuk mencegah pelanggaran anggota Polri," katanya.

"Upaya pencegahan dan mitigasi pelanggaran anggota seperti upaya preemtif berupa penguatan soliditas internal, membangun kapasitas, uji kompetensi, dan sharing problem/knowledge/experience. Sedangkan upaya preventif berupa perhatian dari pimpinan, SOP, dan prosedur, validasi status, mutasi karena diskresi pimpinan, dan sistem pengambilan keputusan," sambung Sambo.

Selain itu, lanjut Sambo, menurunnya tingkat pelanggaran anggota Polri juga disebabkan upaya pengawasan maksimal. Sambo mengungkapkan Propam bekerja sama dengan POM TNI, Kompolnas, Ombudsman, Komnas HAM, dan akademisi untuk memperkuat komunikasi, koordinasi kegiatan, kolaborasi kegiatan terpadu, dan pelayanan terintegrasi.

"Pengawasan eksternal sudah berjalan dengan optimal," terangnya.

Adapun data menyebutkan, pengaduan masyarakat (dumas) terhadap Reskrim menurun 0,9% pada 2020, dan menurun 85,7% pada 2021. Kemudian, aduan terhadap Lantas menurun 18,75% pada 2020, dan menurun 52,6% pada 2021. Sedangkan aduan pelanggaran lainnya meningkat 29,5% pada 2020, dan menurun 71,8% pada 2021.

Penguatan fungsi pengawasan oleh Propam juga dilakukan melalui penataan regulasi di lingkungan Propam Polri, peningkatan pelayanan pengaduan terintegrasi dan berbasis TIK, penguatan keberadaan fungsi Propam pada tempat rawan pelanggaran, peningkatan kegiatan operasi bersih, optimalisasi program whistle blowing system (WBS), patroli Siber Propam, percepatan penanganan kasus menonjol, penguatan sistem pengendalian berbasis TIK, penataan sarana-prasarana pendukung, dan peningkatan kompetensi SDM fungsi Propam.

"Aplikasi Propam Presisi sebagai media pengaduan yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, sistem pengawasan dalam genggaman," ucap Sambo.

Simak daftar pelanggaran polisi yang mengalami penurunan di halaman berikutnya.