Kapolri-Panglima TNI Ingatkan Pemprov Aceh Genjot Vaksinasi COVID-19

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 18:29 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau vaksinasi COVID-19 di Banda Aceh. (Agus Setyadi/detikcom)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau vaksinasi COVID-19 di Banda Aceh. (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau vaksinasi COVID-19 di Banda Aceh. Keduanya mengingatkan pemerintah di Aceh agar meningkatkan capaian vaksinasi.

Pantauan detikcom, Kapolri dan Panglima TNI tiba di Gedung Banda Aceh Conventions Hall sekitar pukul 14.35 WIB, Selasa (2/10/2021). Keduanya masuk ke gedung didampingi Sekda Aceh Taqwallah serta sejumlah pejabat.

Di lokasi tersebut, siswa dari berbagai sekolah di Banda Aceh menjalani vaksinasi Corona dosis pertama atau kedua. Ada beberapa gerai vaksin di dalam gedung.

Di sana, Panglima dan Kapolri sempat menyapa Forkopimda kabupaten/kota secara virtual. Hadi menanyakan jumlah vaksinasi yang telah dilakukan serta jumlah kesediaan vaksin.

Panglima dan Kapolri berada di dalam gedung sekitar 15 menit. Usai menyapa secara virtual, keduanya meninjau salah satu gerai di dalam gedung.

Rombongan Kapolri dan Panglima TNI kemudian menggelar pertemuan tertutup di kompleks Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Pertemuan dihadiri Forkopimda Aceh, Forkopimda kabupaten/kota, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud, Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin, serta sejumlah pihak lainnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau vaksinasi COVID-19 di Banda Aceh. (Agus Setyadi/detikcom)Siswa dari berbagai sekolah di Banda Aceh menjalani vaksinasi dosis pertama atau kedua. (Agus Setyadi/detikcom)

"Kita menggelar pertemuan untuk bersama-sama melakukan satu tindakan tepat untuk mempercepat perolehan vaksinasi khususnya di Aceh," kata Hadi kepada wartawan usai pertemuan.

Dia mengatakan proses vaksinasi di Kota Banda Aceh saat ini sudah mencapai 82%. Namun di kabupaten/kota angkanya masih berkisar 31,2 persen. Hadi berharap Pemerintah Aceh dapat menggenjot capaian vaksinasi.

"Oleh sebab itu, sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden bahwa kita di bulan November ini harus sudah mencapai target 50% dan di bulan Desember sudah 70% sehingga herd immunity kekebalan komunal bisa tercapai," jelas Hadi.

Hadi mengingatkan semua pihak tetap patuh menjalankan protokol kesehatan pencegahan virus Corona. Dia juga meminta Dinas Kesehatan meningkatkan testing dan tracing untuk mencegah penularan.

"Saat ini memang kasus konfirmasi juga sudah turun karena testing-nya sudah 92% dilaksanakan namun catatannya adalah 92% itu adalah dilakukan untuk skrining bagi masyarakat yang akan melaksanakan bepergian. Sedangkan untuk suspek sendiri testing-nya juga masih kurang sehingga ini saya ingatkan kepada Dinkes untuk sama-sama mari kita laksanakan testing dengan baik," ujar Hadi.

Kapolri Jenderal Sigit mengatakan capaian vaksinasi di Aceh masih di bawah rata-rata nasional 50%. Dia menyebut, rata-rata vaksinasi di Tanah Rencong masih sekitar 31%.

"Tadi saya bersama bapak Panglima menggelar pertemuan untuk berdiskusi terkait dengan bagaimana kita bisa meningkatkan akselerasi peningkatan vaksinasi di wilayah Aceh," ujar Sigit.

(agse/jbr)